Tingkatkan Wawasan dan Kepedulian Alam, Kokurikuler SMPN 3 Aranio Hadirkan Pengalaman Belajar Energi dan Konservasi Satwa
ARANIO, InfoPublik – Murid SMP Negeri 3 Aranio mengikuti kegiatan kokurikuler bertajuk “Jejak Cahaya Riam Kanan: Menjelajah Energi, Menjaga Alam, Menjalin Kebajikan”, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar di luar kelas dengan menggabungkan pengetahuan tentang energi, pelestarian lingkungan, dan keanekaragaman satwa.
Kegiatan diikuti puluhan murid yang berasal dari Desa Benua Riam, Kalaan, dan Artain. Perjalanan dimulai dengan menyusuri Waduk Riam Kanan menggunakan kapal kelotok menuju kawasan PLTA Ir. P. M. Noor. Setibanya di lokasi, para murid mendapatkan pengarahan mengenai keselamatan sebelum mengikuti pembelajaran di lingkungan pembangkit listrik.
Di PLTA Ir. P. M. Noor, murid diperkenalkan dengan proses produksi energi listrik, mulai dari pemanfaatan air waduk hingga peran turbin dan generator dalam menghasilkan listrik. Mereka juga berkesempatan mengamati sejumlah fasilitas, termasuk ruang generator, sehingga memperoleh gambaran langsung tentang pemanfaatan energi air dalam kehidupan sehari-hari.
Salah seorang murid SMPN 3 Aranio, M. As’ad, mengaku antusias mengikuti pembelajaran tersebut. “Kegiatannya seru sekali! Ternyata listrik dihasilkan dari proses yang sangat panjang dengan alat-alat dan alam yang saling mendukung satu sama lain. Semuanya memerlukan ketelitian,” ujarnya.
Setelah kegiatan di PLTA dan istirahat, salat, serta makan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Amanah Borneo Park. Di kawasan Aviari, murid mengenal beragam jenis unggas, seperti ayam cemani, burung unta, burung merak, dan ayam pheasant asal Tiongkok. Pengalaman ini memperluas wawasan mereka tentang keanekaragaman satwa sekaligus pentingnya menjaga kelestarian alam.
Kepala SMPN 3 Aranio, Padlillah, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi dukungan warga sekolah, panitia, dan pengelola lokasi yang telah membantu pelaksanaan kegiatan. “Kami berharap kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid, menumbuhkan kesadaran tentang keterkaitan antara lingkungan, energi, dan kehidupan masyarakat sehari-hari, serta memupuk rasa cinta terhadap tanah air dan alam sekitar,” ungkapnya.
Kegiatan kokurikuler ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman murid melalui pengalaman nyata yang melengkapi pembelajaran di kelas. Perpaduan edukasi energi dan pengenalan keanekaragaman satwa juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian terhadap lingkungan, serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kekayaan alam.
