Tinjau Lokasi CSR Keliling Benteng Ulu, Distan Banjar Pastikan Pompanisasi dan Padi Genjah Jadi Solusi
Semangat diapresiasi Camat Martapura Barat, Rabani. Ia menilai program CSR ini menunjukkan tren positif di lapangan. Walaupun petani sempat dihadapkan pada keterbatasan pupuk, manajemen tata air yang andal menjadi kunci keberhasilan utama. Tingginya antusiasme masyarakat pun terlihat, meski di sisi lain, masih ada secarik asa terkait minimnya fasilitas jembatan untuk mobilisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) menyeberangi saluran air.
Menanggapi tantangan di lapangan, Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita memberikan sejumlah masukan. Ia menyarankan agar petani dapat segera meminjam pompa air demi mempercepat suplai irigasi, sehingga musim tanam bisa dimulai tanpa penundaan. Tak hanya itu, Warsita juga merekomendasikan penggunaan varietas padi berumur genjah (pendek) agar siklus panen bisa lebih cepat terwujud di tengah ancaman cuaca.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada aksi turun tangan langsung ke titik lokasi CSR melalui susur sungai menggunakan perahu. Di tengah hamparan lahan, Warsita kembali menegaskan urgensi penanaman padi menghindari siklus banjir tahunan yang kerap mengintai.
Langkah monitoring ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama petani dalam mengawal ketahanan pangan hingga tuntas.
(Briagde Distan Syaripuddin)
