Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi Pemutakhiran dan Pembaharuan DTSEN Tahun 2026

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar menggelar Sosialisasi Pemutakhiran dan Pembaharuan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Tahun 2026 pada Kamis (2/7/2026) di Aula Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai upaya memperkuat kualitas data sosial ekonomi yang akurat, valid, mutakhir, dan terpadu guna mendukung penyusunan kebijakan serta penyaluran program perlindungan sosial yang tepat sasaran.

Sebanyak 102 peserta yang terdiri atas operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) desa dan kelurahan serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Banjar mengikuti kegiatan ini. Dari Kecamatan Beruntung Baru, sosialisasi dihadiri oleh TKSK Kecamatan Beruntung Baru, Norhadie, yang mendampingi seluruh operator Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) se-Kecamatan Beruntung Baru.

Pada kesempatan tersebut, narasumber dari Bidang Data Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Novi, menyampaikan materi mengenai kebijakan terbaru DTSEN, mekanisme pemutakhiran dan pembaharuan data, proses verifikasi dan validasi, serta tata cara usul dan sanggah melalui aplikasi SIKS-NG. Menurutnya, pemutakhiran DTSEN bukan sekadar memperbarui data, tetapi memastikan setiap data yang dihimpun telah melalui proses verifikasi dan validasi sesuai kondisi riil masyarakat. "Data yang akurat, valid, dan mutakhir merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan serta penyaluran berbagai program perlindungan sosial agar tepat sasaran," ujarnya.

Kegiatan yang juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk menyamakan persepsi sekaligus membahas berbagai kendala teknis yang dihadapi selama proses pendataan di lapangan. Melalui forum ini, diharapkan seluruh operator memiliki pemahaman yang sama dalam melaksanakan pemutakhiran data sesuai ketentuan yang berlaku.

TKSK Kecamatan Beruntung Baru, Norhadie, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini semakin memperkuat koordinasi antara TKSK, operator SIKS-NG, dan Puskesos dalam mendukung kualitas pendataan di tingkat desa. "Melalui sosialisasi ini kami memperoleh pemahaman yang sama mengenai mekanisme pemutakhiran data. Sinergi antara TKSK, operator SIKS-NG, dan Puskesos menjadi kunci untuk menghasilkan data yang berkualitas sehingga berbagai program pemerintah dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran," tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh operator Puskesos Desa Babirik yang mewakili Puskesos se-Kecamatan Beruntung Baru. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tahapan verifikasi, validasi, hingga mekanisme usul dan sanggah melalui aplikasi SIKS-NG. "Sosialisasi ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi kami di tingkat desa. Kami berkomitmen melaksanakan pemutakhiran data secara teliti, objektif, dan sesuai kondisi masyarakat agar data yang dihasilkan benar-benar akurat serta dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berharap seluruh operator SIKS-NG, TKSK, dan Puskesos dapat mengimplementasikan hasil sosialisasi dalam pelaksanaan Pemutakhiran dan Pembaharuan DTSEN Tahun 2026. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan terwujud data sosial ekonomi yang semakin berkualitas sebagai fondasi perencanaan pembangunan dan penyaluran bantuan sosial yang lebih efektif, transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Banjar.
(IP.Kab.Banjar/Brigade Informasi RA)


Komentar