Camat Beruntung Baru Ikuti Konsultasi dan Koordinasi Pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kementerian Koperasi RI

Jakarta, 3 Juli 2026 – Penguatan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan sekaligus mendukung rantai pasok bahan baku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah. Untuk menyelaraskan implementasi program tersebut, Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, mengikuti kegiatan konsultasi dan koordinasi di Kementerian Koperasi Republik Indonesia bersama jajaran camat se-Kabupaten Banjar dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar. Forum ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari peran camat dalam pelaksanaan KDKMP, penguatan tata kelola koperasi, hingga kendala pembangunan Gerai KDKMP di daerah.

Kegiatan konsultasi dan koordinasi ini menjadi wadah bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Berbagai materi yang disampaikan menitikberatkan pada penguatan tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus mempertegas peran camat sebagai unsur koordinasi dalam mendukung pembentukan, pembinaan, dan pengembangan KDKMP di wilayah masing-masing.

Selain itu, forum juga membahas berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam implementasi program, di antaranya pembangunan Gerai KDKMP yang di beberapa daerah belum dapat direalisasikan secara optimal. Pembahasan turut diarahkan pada upaya mencari solusi melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah tata kelola KDKMP dan keterkaitannya dengan sistem pasokan bahan baku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah kecamatan. Melalui tata kelola koperasi yang baik, KDKMP diharapkan mampu menjadi bagian dari rantai pasok yang andal dalam menyediakan bahan baku berkualitas, sekaligus membuka peluang bagi pemberdayaan produk dan pelaku usaha lokal sehingga manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Camat Beruntung Baru, Bapak Wahidin Noor, menyampaikan bahwa kegiatan konsultasi dan koordinasi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta peran pemerintah kecamatan dalam mengawal implementasinya. Kami juga memperoleh berbagai masukan terkait penguatan koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait, termasuk bagaimana KDKMP dapat berperan dalam mendukung pasokan bahan baku bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal ini menjadi langkah penting untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program-program strategis pemerintah," ujar Bapak Wahidin Noor.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hasil konsultasi dan koordinasi ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang semakin baik, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendukung keberlanjutan pasokan bahan baku bagi SPPG di wilayah Kecamatan Beruntung Baru.
(IP.Kab.Banjar/Brigade Informasi RA)


Komentar