Disdik Banjar Gelar FLS3N 2026, Wadah Pengembangan Bakat Seni Siswa SD
MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 tingkat kabupaten, bertempat di Aula KH. Kasyful Anwar, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 140 siswa Sekolah Dasar perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banjar.
Pelaksanaan FLS3N mempertandingkan tujuh cabang lomba, yaitu lomba tari, mendongeng, gambar bercerita, pantomim, menyanyi solo, kriya, dan menulis cerita. Kegiatan ini menjadi ajang strategis dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang seni dan budaya sekaligus sebagai sarana untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas siswa sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, ST., MS secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. “Kami berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menampilkan kemampuan terbaik. Menang dan kalah adalah hal yang biasa, namun yang terpenting adalah pengalaman, proses belajar, serta keberanian untuk tampil dan berkarya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa FLS3N tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter siswa. “Melalui kegiatan ini, kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas, kepekaan estetika, serta karakter yang disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, FLS3N juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar sekolah di Kabupaten Banjar. Para peserta dapat saling bertukar pengalaman dan belajar satu sama lain dalam suasana kompetisi yang sehat, sehingga tercipta kebersamaan dan semangat persaudaraan di kalangan pelajar.
Melalui penyelenggaraan FLS3N Tahun 2026 ini, Disdik Banjar berharap dapat menjaring peserta terbaik yang akan mewakili daerah di tingkat provinsi, sekaligus mendorong pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berprestasi serta memiliki komitmen dalam menjaga kekayaan budaya bangsa.
