Sinergi Pengawas Lintas Jenjang: APSI Kalsel Resmi Dilantik, Fokus pada Kualitas Pembelajaran dan Digitalisasi
BANJARMASIN, InfoPublik – Penguatan peran pengawas pendidikan di Kalimantan Selatan ditandai dengan pelantikan Pengurus Asosiasi Pengawas Seluruh Indonesia (APSI) Provinsi Kalimantan Selatan masa bakti 2025–2030 di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (01/04). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) dan Seminar Kepengawasan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
Acara tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan pendidikan, di antaranya perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan, Kepala BPMP, BGTK, Balai Bahasa, serta Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalsel. Kehadiran juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan atau yang mewakili.
Peserta kegiatan merupakan pengawas sekolah dari 13 kabupaten/kota, termasuk delegasi dari Kabupaten Banjar yang terdiri dari pengawas lintas jenjang, mulai dari TK hingga SMA, serta pengawas pendidikan agama. Keterlibatan unsur Kemenag menunjukkan sinergi kuat dalam menjaga mutu pendidikan secara menyeluruh.
Seminar kepengawasan mengangkat dua materi strategis, yakni peran pengawas sebagai pendamping kepala sekolah dan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, serta pemanfaatan aplikasi monitoring dan evaluasi (monev) mutu satuan pendidikan berbasis digital.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Darmina Budiyanti, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pengawas. “Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan babak baru bagi pengawas kita untuk lebih solid. Pengawas bukan lagi sekadar pemeriksa administratif, melainkan mitra strategis sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengawasan pendidikan. “Saya sangat mendukung materi mengenai aplikasi monev mutu, karena digitalisasi data adalah kunci efisiensi kerja di lapangan,” tambahnya.
