Rapor Pendidikan 2025 SMPN 1 Martapura Catat Seluruh Indikator Hijau, Literasi Melonjak Signifikan
MARTAPURA, InfoPublik – SMP Negeri 1 Martapura mencatatkan capaian membanggakan dalam Rapor Pendidikan tahun 2025 dengan seluruh indikator berada pada kategori hijau. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan pendidikan di sekolah tersebut telah melampaui standar nasional pada berbagai aspek penting. (27/3/2026)
Salah satu capaian paling menonjol terlihat pada indikator kemampuan literasi yang mengalami lonjakan signifikan. Setelah sempat mengalami penurunan pada tahun sebelumnya, peningkatan tajam pada tahun 2025 ini mengantarkan SMPN 1 Martapura masuk dalam 20 persen peringkat teratas secara nasional.
Kepala SMP Negeri 1 Martapura, Yatim Dwi Margono menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh warga sekolah dalam melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
“Kami sangat bangga. Tahun 2024 adalah momen refleksi bagi kami saat literasi menurun. Namun, hari ini kita melihat hasil nyata dari konsistensi para guru dan semangat siswa. Masuk dalam 20 persen terbaik nasional bukan hanya soal angka, tetapi bukti bahwa ekosistem belajar kita sehat dan adaptif,” ujarnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Hadian Nur menambahkan bahwa capaian tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program sekolah ke depan melalui Perencanaan Berbasis Data (PBD). Menurutnya, hasil rapor pendidikan bukan sekadar capaian, tetapi juga menjadi acuan strategis untuk peningkatan mutu berkelanjutan.
“Warna hijau di semua lini adalah modal besar. Fokus kita selanjutnya adalah keberlanjutan. Kami akan memanfaatkan capaian literasi ini untuk merancang program lintas mata pelajaran yang lebih kreatif. Data ini akan memandu kita untuk menentukan langkah perbaikan dan pengembangan ke depan,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, SMP Negeri 1 Martapura diharapkan dapat terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya dalam mengelola pembelajaran berbasis data dan berorientasi pada hasil.
