Semangat Tanpa Batas: Siswa SMP Terbuka Karang Intan Raih Prestasi di Lomojari 2026
MARTAPURA, InfoPublik – Tiga siswa SMP Terbuka Karang Intan yang berada di bawah naungan SMPN 1 Karang Intan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) tingkat Kabupaten Banjar, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Senin (16/03). Dalam kompetisi tersebut, mereka sukses meraih Juara Harapan 2 di tengah persaingan yang ketat.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan penuh ketekunan. Selama beberapa minggu, para siswa secara konsisten mempersiapkan diri dengan mengasah kemampuan belajar mandiri serta meningkatkan kreativitas dalam menyelesaikan berbagai tantangan. Dukungan dan bimbingan dari para guru turut menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri mereka.
Pada saat pengumuman pemenang, suasana haru dan bahagia menyelimuti ketiga siswa tersebut. Piala yang diraih tidak hanya menjadi simbol kemenangan, tetapi juga wujud nyata dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah yang mereka tunjukkan selama proses perlombaan.
Kepala SMPN 1 Karang Intan, Ramdani, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. “Kami sangat bangga dan terharu atas pencapaian anak-anak kita. Juara Harapan 2 di ajang Lomojari 2026 ini adalah bukti bahwa semangat belajar mandiri telah mendarah daging dalam diri mereka. Ini menunjukkan bahwa meskipun mereka menempuh pendidikan di sekolah terbuka, kualitas dan mentalitas juang mereka tidak kalah dengan sekolah lain. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk terus bermimpi dan berkarya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa, khususnya di lingkungan sekolah terbuka, untuk terus mengembangkan potensi diri tanpa terhalang oleh keterbatasan. Semangat belajar mandiri yang kuat diyakini mampu menjadi kunci utama dalam meraih prestasi.
Prestasi yang diraih di Aula KH. Kasyful Anwar ini menjadi awal dari perjalanan panjang bagi ketiga siswa SMP Terbuka Karang Intan. Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita, melainkan tantangan yang dapat diatasi dengan tekad, kerja keras, dan semangat yang tinggi.
