Tiga Srikandi SMP Terbuka Karang Intan Tampil Percaya Diri di Ajang Lomojari 2026
MARTAPURA, InfoPublik – Semangat dan tekad kuat terpancar dari tiga siswa perwakilan SMP Terbuka Karang Intan saat memasuki Aula KH. Kasyful Anwar Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Senin (16/3/2026). Ketiganya mengikuti ajang Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) 2026 yang diikuti oleh enam SMP Terbuka se-Kabupaten Banjar.
Keenam sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain SMP Terbuka Karang Intan, SMP Terbuka Astambul, SMP Terbuka Sungai Pinang, SMP Terbuka Aluh-Aluh, SMP Terbuka Martapura Timur, dan SMP Terbuka Simpang Empat. Ajang ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan serta motivasi belajar mandiri yang selama ini mereka kembangkan di sekolah masing-masing.
Tiga siswa perwakilan SMP Terbuka Karang Intan tampil percaya diri memperlihatkan kemampuan dan kesiapan mereka. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa jarak geografis yang relatif jauh dari pusat kota tidak menjadi penghalang untuk berprestasi dan mengembangkan potensi diri.
Selama berlangsungnya lomba, para peserta mendapat dukungan langsung dari tim manajemen sekolah. Kepala SMP Terbuka Karang Intan, Ramdani bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Noorlaila dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rizka Yuliyanti tampak hadir memberikan dukungan moril kepada para siswa dari bangku penonton.
Kepala Sekolah SMP Terbuka Karang Intan, Ramdani menyampaikan bahwa keikutsertaan ketiga siswanya merupakan hasil seleksi internal yang dilakukan secara ketat serta melalui persiapan yang matang.
“Kami mengirimkan tiga perwakilan terbaik kami hari ini. Lomojari bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi panggung bagi siswa kami untuk menunjukkan bahwa belajar mandiri telah membentuk karakter mereka menjadi pribadi yang tangguh dan terampil. Saya sangat bangga melihat keberanian mereka tampil di tingkat kabupaten, dan kami ingin masyarakat melihat bahwa siswa SMP Terbuka memiliki potensi yang sama besarnya untuk maju dan sukses di masa depan,” ujar Ramdani.
Melalui ajang Lomojari ini, para siswa diharapkan tidak hanya mampu menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan keterampilan hidup (life skills) serta semangat belajar mandiri yang kuat. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi lulusan SMP Terbuka dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
