SMP Negeri 1 Simpang Empat Jadikan Rapor Pendidikan 2025 Sebagai Acuan Strategis Perbaikan Mutu

Simpang Empat, InfoPublik — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi merilis Rapor Pendidikan Indonesia Tahun 2025 yang bersumber dari hasil Asesmen Nasional. Data tersebut menjadi rujukan penting bagi satuan pendidikan, termasuk SMP Negeri 1 Simpang Empat, dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. (Sabtu, 14/3/2026)


Berdasarkan data terbaru, SMP Negeri 1 Simpang Empat mencatatkan peningkatan pada sejumlah indikator akademik. Kemampuan literasi mencapai 86,67 persen atau meningkat 11,11 poin dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan kemampuan numerasi tercatat sebesar 75,56 persen atau naik 2,23 poin. Capaian ini menempatkan sekolah pada kategori peringkat menengah atas (21–40 persen).


Selain aspek akademik, capaian pada Indeks Karakter juga menunjukkan hasil positif dengan skor 59,07 yang berada pada kategori “Baik”. Hasil ini menunjukkan bahwa peserta didik mulai menginternalisasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila seperti kemandirian, gotong royong, dan kemampuan bernalar kritis.


Kondisi lingkungan belajar di sekolah juga dinilai kondusif. Hal ini terlihat dari skor Iklim Keamanan Sekolah sebesar 77,33 serta Iklim Kebinekaan sebesar 74,96. Data tersebut menunjukkan bahwa lingkungan sekolah mampu menciptakan ruang belajar yang aman, toleran, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.


Kepala SMP Negeri 1 Simpang Empat, Rudy Anwari, mengatakan bahwa Rapor Pendidikan menjadi acuan utama dalam penerapan Perencanaan Berbasis Data (PBD) di sekolah. “Rapor Pendidikan tahun ini memberikan gambaran objektif bahwa literasi dan numerasi kita tumbuh positif. Namun, pembangunan karakter siswa tetap menjadi jiwa dari pendidikan di sekolah ini,” ujarnya.


Ia menambahkan, capaian tersebut akan menjadi dasar bagi sekolah untuk terus melakukan perbaikan program pendidikan. “Predikat karakter Baik adalah fondasi yang akan terus kami tingkatkan melalui berbagai program penguatan karakter agar siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik,” tambahnya.



Komentar