SDN Gunung Ulin Gelar Gladi TKA 2026, Sekolah Lakukan Evaluasi Meski Sempat Terkendala Server
MATARAMAN, InfoPublik – SD Negeri Gunung Ulin, Kecamatan Mataraman, melaksanakan kegiatan gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mematangkan persiapan menghadapi pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu hingga Kamis, 11–12 Maret 2026 tersebut berlangsung di ruang kelas 1 dengan mengusung tema “Sukseskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan Jujur dan Nuansa Religius serta Inspiratif.”
Pada pelaksanaan gladi hari pertama gelombang kedua sesi pertama, kegiatan diikuti oleh 14 peserta didik dan berlangsung dengan lancar. Gladi ini memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai mekanisme pelaksanaan ujian berbasis digital sehingga mereka dapat lebih siap dalam menghadapi TKA. Meskipun sekolah memiliki keterbatasan perangkat chromebook, pelaksanaan tetap dapat berjalan dengan memanfaatkan laptop milik guru sebagai perangkat pendukung.
Namun demikian, pada hari kedua sesi pertama sempat terjadi kendala teknis ketika beberapa perangkat client tidak dapat mengakses sistem ujian. Para siswa mengalami kesulitan untuk masuk ke sistem maupun melanjutkan pengerjaan soal. Setelah dilakukan pengecekan oleh tim teknis, diketahui bahwa gangguan tersebut bersumber dari kendala pada server pusat sehingga memengaruhi jalannya gladi pada sesi tersebut.
Menanggapi kondisi tersebut, tim pelaksana yang terdiri dari proktor Widya Alfiana Pertiwi dan teknisi Ika Rohani segera mengambil langkah penanganan sesuai prosedur dengan menenangkan siswa serta melaporkan kendala yang terjadi melalui sistem pengaduan resmi kepada pihak terkait. Proktor kegiatan, Widya Alfiana Pertiwi, menyampaikan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pihak. “Kendala pada server pusat ini memang berada di luar kendali infrastruktur sekolah, namun hal ini menjadi bahan evaluasi agar siswa tetap siap secara mental ketika menghadapi situasi serupa pada pelaksanaan TKA yang sebenarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDN Gunung Ulin selaku penanggung jawab kegiatan, Rusdiana menegaskan bahwa meskipun terdapat kendala teknis pada pelaksanaan gladi hari kedua, nilai-nilai kejujuran dan sikap religius tetap menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
“Kami terus menanamkan kepada siswa bahwa semangat jujur, religius, dan inspiratif harus tetap dijaga. Apalagi kegiatan ini berlangsung di bulan Ramadhan sehingga menjadi momentum untuk melatih kesabaran dan kedisiplinan dalam menghadapi setiap tantangan,” ungkapnya.
Secara umum, kegiatan gladi TKA di SDN Gunung Ulin tetap memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik maupun pihak sekolah dalam menghadapi pelaksanaan TKA Tahun 2026. Melalui kegiatan ini diharapkan kesiapan teknis, mental, serta pemahaman siswa terhadap sistem ujian berbasis digital dapat semakin meningkat.
