Tak Ingin Siswa Tertinggal: Aksi 'Jemput Bola' Panitia Gladi TKA SMPN 1 Astambul

ASTAMBUL, InfoPublik – Pelaksanaan Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 1 Astambul pada Kamis (12/03/2026) diwarnai aksi kepedulian dari panitia pelaksana. Mengetahui ada peserta didik yang belum hadir saat kegiatan akan dimulai, panitia bersama guru langsung mengambil langkah cepat dengan menjemput siswa tersebut ke rumahnya yang berada di sekitar lingkungan perkampungan dekat sekolah.

Langkah tersebut dilakukan setelah panitia melakukan pengecekan kehadiran sebelum pelaksanaan simulasi dimulai. Saat diketahui terdapat siswa yang belum datang, panitia tidak tinggal diam. Salah seorang panitia segera berinisiatif menggunakan sepeda motor untuk menjemput siswa tersebut agar tetap dapat mengikuti gladi bersih TKA.

Dengan menyusuri jalan setapak yang berada di sekitar lingkungan perkampungan, panitia akhirnya berhasil menjemput siswa tersebut dan membawanya ke sekolah. Tindakan ini dilakukan agar siswa tidak kehilangan kesempatan mengikuti simulasi ujian yang menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik yang sesungguhnya.

Kepala Sekolah SMPN 1 Astambul,  Rahmadaniah, yang memantau langsung jalannya kegiatan, membenarkan instruksi penjemputan tersebut. Menurutnya, Gladi TKA bukan sekadar formalitas, melainkan tolak ukur penting bagi persiapan akademik anak didiknya.

"Gladi TKA ini sangat penting untuk mengukur kesiapan akademik dan mental anak-anak kita sebelum ujian sebenarnya. Saat pelaksana melaporkan ada siswa yang belum hadir di lokasi, saya langsung meminta panitia untuk segera 'jemput bola'. Kami di SMPN 1 Astambul tidak ingin ada satu pun siswa yang tertinggal atau kehilangan kesempatan dalam proses belajar yang penting ini," tegas Rahmadaniah.

Aksi kepedulian dan gerak cepat dari panitia sekolah ini membuktikan bahwa dedikasi seorang pendidik tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas. Lewat tindakan nyata ini, SMPN 1 Astambul memastikan hak belajar setiap siswanya tetap terpenuhi, apa pun kendala yang dihadapi di lapangan.


Komentar