Disdik Banjar Ikuti Bimtek Manajemen Konstruksi untuk Perkuat Pemahaman Pengelolaan Proyek

MARTAPURA, InfoPublik – Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Gusti Chairin Apta Riadi, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Konstruksi yang digelar di Aula Mandiri Lantai III Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Senin (9/3/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan proyek konstruksi yang efektif, efisien, dan akuntabel.


Bimtek tersebut diikuti berbagai unsur yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi, mulai dari konsultan, kontraktor, hingga perwakilan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.


Pada kesempatan tersebut, narasumber Ir. Hasan Husaini, S.T., M.T menyampaikan materi mengenai konsep “segitiga kerja sama dalam pelaksanaan konstruksi” yang dilihat dari perspektif manajemen konstruksi. Konsep ini menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.


Hasan menjelaskan bahwa keberhasilan suatu proyek konstruksi sangat dipengaruhi oleh hubungan kerja yang baik antara pengguna jasa atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), penyedia jasa atau kontraktor, serta konsultan pengawas yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.


Selain itu, ia juga memaparkan tahapan siklus pelaksanaan proyek konstruksi, mulai dari penunjukan penyedia jasa, Pre-Construction Meeting (PCM), Field Engineering atau Mutual Check 0, Provisional Hand Over (PHO), hingga Final Hand Over (FHO).

"Melalui pemahaman konsep segitiga kerja sama ini, diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta pengendalian pekerjaan sehingga pelaksanaan proyek berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” ujar Hasan.


Peserta dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan wawasan tambahan terkait manajemen konstruksi, khususnya dalam memperkuat koordinasi antar pihak yang terlibat dalam proyek.

"Bimbingan teknis ini sangat bermanfaat dalam menambah pemahaman kami terkait manajemen konstruksi, khususnya mengenai pentingnya sinergi antara owner, kontraktor, dan konsultan pengawas dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek,” ungkap Gusti Chairin Apta Riadi.


Komentar