Tingkatkan Kualitas Layanan dan Gizi Anak, PAUD Insan Kamil Gelar Pembinaan Serta Pembagian MBG
MARTAPURA, InfoPublik – PAUD Insan Kamil yang berlokasi di Desa Tambak Anyar Ilir melaksanakan kegiatan pembinaan satuan pendidikan sekaligus penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak usia dini. Hadiri Penilik PAUD, Ida Ramadhiana Rus, yang melakukan pemantauan sekaligus memberikan pengarahan kepada pengelola dan tenaga pendidik di PAUD Insan Kamil.
Dalam kesempatan tersebut, pembinaan dilaksanakan bersama pengelola PAUD, Laily Wasitho, dengan fokus pada penguatan kapasitas guru dalam menyelenggarakan proses pembelajaran yang kreatif dan berkualitas di lingkungan satuan PAUD.
Selain pembinaan terkait pengelolaan lembaga pendidikan, kegiatan juga diisi dengan penyaluran paket MBG kepada peserta didik. Program ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pentingnya asupan nutrisi seimbang sejak usia dini guna mencegah stunting.
Ida Ramadhiana Rus menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan perhatian terhadap kesehatan anak merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam mendukung kualitas pendidikan di PAUD.
“Sinergi antara pembinaan kompetensi guru dan perhatian terhadap gizi anak adalah kunci utama kemajuan pendidikan di PAUD Insan Kamil. Kami sangat mengapresiasi dedikasi para pendidik yang terus berupaya memberikan yang terbaik bagi anak bangsa,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti aktivitas pembelajaran di kelas, sementara para guru dan orang tua menyambut baik program MBG yang diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi anak.
Melalui kegiatan ini diharapkan pengelola PAUD di wilayah Kabupaten Banjar semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menempatkan kesejahteraan dan kesehatan peserta didik sebagai prioritas utama dalam proses pembelajaran.
