Meski Akses Terbatas, Peserta Didik SMP Terbuka Tetap Semangat Ikuti Gladi TKA di SMPN 1 Aluh-Aluh

ALUH-ALUH, InfoPublik – SMP Negeri 1 Aluh-Aluh melaksanakan kegiatan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik SMP Terbuka pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan TKA yang sesungguhnya sekaligus untuk memastikan kesiapan peserta didik dalam mengikuti ujian berbasis komputer.

Peserta didik yang mengikuti kegiatan tersebut sebagian besar berasal dari Desa Kuin serta beberapa wilayah lain di Kecamatan Aluh-Aluh. Untuk dapat mengikuti kegiatan di sekolah induk, para peserta didik dari Desa Kuin harus menempuh perjalanan sekitar 40 menit menggunakan perahu kecil atau kelotok melalui jalur sungai. Lama perjalanan tersebut juga dipengaruhi oleh kondisi pasang surut air laut yang sering memengaruhi akses transportasi di wilayah tersebut.

Selain itu, sebagian peserta didik juga berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Beberapa di antaranya bahkan harus membantu orang tua bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap melanjutkan pendidikan melalui program SMP Terbuka yang memberikan kesempatan belajar lebih fleksibel.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak sekolah turut memfasilitasi transportasi bagi peserta didik SMP Terbuka yang berasal dari Desa Kuin. Dukungan tersebut diberikan agar mereka dapat hadir mengikuti kegiatan gladi bersih tanpa terkendala biaya transportasi, sehingga tetap dapat mengikuti rangkaian persiapan akademik yang diselenggarakan oleh sekolah.

Kepala SMPN 1 Aluh-Aluh, Drs. Muhamad Supiani, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat belajar para peserta didik yang tetap berupaya hadir meskipun harus menempuh perjalanan jauh melalui jalur sungai. “Semangat belajar peserta didik SMP Terbuka sangat luar biasa. Mereka rela menempuh perjalanan cukup jauh menggunakan kelotok demi mengikuti kegiatan di sekolah. Kami berharap melalui gladi bersih ini mereka dapat lebih siap menghadapi pelaksanaan TKA yang sebenarnya,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan gladi bersih ini, pihak sekolah juga dapat melakukan evaluasi terhadap kesiapan teknis pelaksanaan ujian berbasis komputer. Dengan persiapan yang lebih matang, diharapkan seluruh peserta didik dapat mengikuti TKA dengan lancar sehingga perjuangan mereka menempuh perjalanan dari desa menuju sekolah tidak menjadi sia-sia.


Komentar