SDN Alimukim Laksanakan Gladi Bersih TKA, Uji Kesiapan Siswa dan Sistem Ujian

PENGARON, InfoPublik – SD Negeri Alimukim, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelaksanaan tes yang sesungguhnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI yang berjumlah sembilan orang dengan pendampingan dari panitia sekolah serta para guru.

Gladi bersih ini merupakan simulasi pelaksanaan tes yang bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem, perangkat, serta kesiapan peserta didik dalam mengikuti ujian berbasis digital. Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti tahapan simulasi mulai dari proses login hingga mengerjakan soal sesuai dengan mekanisme pelaksanaan TKA.

Kegiatan gladi bersih dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 9 dan 10 Maret 2026, bertempat di ruang kelas V SD Negeri Alimukim yang telah disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan ujian. Pihak sekolah memanfaatkan ruang tersebut dengan menata perangkat dan jaringan yang diperlukan agar simulasi dapat berjalan sesuai prosedur.

Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan sempat mengalami kendala teknis berupa pemadaman listrik yang berdampak pada gangguan jaringan. Hal tersebut menyebabkan proses gladi bersih sempat terhenti sementara hingga kondisi listrik kembali normal dan jaringan dapat digunakan kembali.

Salah satu panitia pelaksana menyampaikan bahwa kendala tersebut menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk meningkatkan kesiapan teknis sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya. “Meskipun pada hari pertama sempat terjadi pemadaman listrik yang menyebabkan gangguan jaringan, kegiatan tetap dapat dilanjutkan setelah kondisi kembali stabil dan menjadi bahan evaluasi bagi kami agar pelaksanaan TKA nanti dapat berjalan lebih optimal,” ujar Muhammad Toha.

Pada hari kedua, kegiatan gladi bersih dapat berlangsung dengan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh peserta mampu mengikuti simulasi hingga selesai dengan pendampingan dari guru dan panitia. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin terbiasa dengan mekanisme ujian serta pihak sekolah dapat memastikan kesiapan teknis sehingga pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik mendatang dapat berjalan dengan lebih baik.


Komentar