Diguyur Hujan, 18 Siswa SDN Awang Bangkal Timur Tetap Antusias Ikuti Gladi Bersih TKA
KARANG INTAN, InfoPublik – Semangat belajar yang tinggi ditunjukkan oleh siswa-siswi SD Negeri Awang Bangkal Timur, Kecamatan Karang Intan, saat mengikuti kegiatan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu (10–11/3/2026). Meskipun wilayah sekolah diguyur hujan lebat sejak pagi, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme para siswa untuk hadir dan mengikuti kegiatan simulasi ujian berbasis digital tersebut.
Sebanyak 18 siswa terpilih mengikuti gladi bersih yang dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan TKA yang sebenarnya. Melalui kegiatan ini, para peserta berlatih mengerjakan soal menggunakan perangkat digital sekaligus memahami alur pelaksanaan ujian berbasis sistem yang akan digunakan pada pelaksanaan TKA mendatang.
Materi yang diujikan dalam gladi bersih ini mencakup dua kompetensi utama, yaitu literasi membaca dan numerasi. Literasi membaca bertujuan menguji kemampuan siswa dalam memahami dan merefleksikan teks tertulis, sedangkan numerasi mengasah kemampuan siswa dalam menerapkan konsep matematika dasar untuk menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain melatih kesiapan akademik siswa, kegiatan gladi bersih ini juga menjadi sarana bagi pihak sekolah untuk menguji kesiapan infrastruktur serta sumber daya pendukung pelaksanaan ujian. Salah satu staf pendidik SDN Awang Bangkal Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh sistem dapat berjalan dengan optimal. “Kami ingin memastikan bahwa saat hari pelaksanaan nanti tidak ada lagi keraguan, baik dari sisi kesiapan server, stabilitas perangkat, maupun kesiapan proktor dalam memandu jalannya ujian,” ujar Rudi Damhudi.
Mengingat keterbatasan jumlah perangkat komputer atau laptop yang tersedia, panitia pelaksana membagi kegiatan ke dalam dua sesi setiap harinya. Kepala SDN Awang Bangkal Timur, Dwi Nur Afandi, S.Pd menyampaikan bahwa pembagian sesi merupakan solusi yang tepat agar seluruh siswa tetap mendapatkan kesempatan mengikuti simulasi dengan pendampingan maksimal. “Keterbatasan perangkat bukan penghalang bagi kami. Dengan pembagian sesi ini, pengawasan dan bimbingan kepada setiap siswa bisa lebih fokus dan intensif,” ungkapnya.
Sejak sesi pertama dimulai pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Melalui gladi bersih ini, diharapkan para siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga terbiasa menggunakan perangkat digital sehingga lebih percaya diri saat menghadapi Tes Kemampuan Akademik yang sesungguhnya.
