Hari Kedua Gladi Bersih TKA, SDN Kelampaian Ilir 1 Pastikan Kesiapan Peserta Didik
ASTAMBUL, InfoPublik – SD Negeri Kelampaian Ilir 1 melaksanakan hari kedua kegiatan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Selasa (10/3/2026). Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan terstruktur sebagai bagian dari persiapan akhir bagi peserta didik dalam menghadapi pelaksanaan TKA yang sesungguhnya.
Pelaksanaan gladi bersih ini berada di bawah arahan Kepala SD Negeri Kelampaian Ilir 1, Ahmad Budiman, S.Pd., yang memastikan seluruh unsur sekolah bekerja secara terkoordinasi. Kegiatan simulasi ujian dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sehingga para peserta didik dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik.
Kepala SD Negeri Kelampaian Ilir 1, Ahmad Budiman, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan gladi bersih merupakan langkah penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi ujian akademik. “Kegiatan gladi bersih ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memastikan seluruh peserta didik memahami mekanisme pelaksanaan TKA serta siap secara mental maupun teknis saat mengikuti ujian yang sebenarnya,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, para siswa mengikuti setiap tahapan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Guru serta panitia yang bertugas memberikan pendampingan secara sistematis agar seluruh peserta memahami prosedur ujian. Hal ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam menciptakan suasana akademik yang kondusif serta mendukung kesiapan siswa.
Selain itu, sarana dan prasarana yang digunakan dalam kegiatan gladi bersih juga telah dipersiapkan dengan baik sehingga pelaksanaan simulasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Proses distribusi soal, pengaturan tempat duduk, hingga simulasi tata tertib ujian dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Melalui pelaksanaan gladi bersih ini, diharapkan seluruh peserta didik SD Negeri Kelampaian Ilir 1 semakin siap menghadapi Tes Kemampuan Akademik yang sesungguhnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas proses evaluasi pembelajaran melalui dukungan pimpinan sekolah, dewan guru, serta seluruh pihak yang terlibat.
