Digitalisasi Bukti Kinerja, Ratusan Guru SMP Ikuti Pelatihan Portofolio Digital di BGTK Kalsel
BANJARBARU, InfoPublik – Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar Pelatihan Penyusunan Portofolio Digital bagi guru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Banjar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Maret 2026 ini dipusatkan di Aula BGTK Provinsi Kalimantan Selatan dan diikuti oleh ratusan guru sebagai upaya meningkatkan kompetensi pengelolaan bukti kinerja secara digital.
Pelatihan ini menjadi bagian dari langkah transformasi digital di bidang pendidikan, khususnya dalam sistem penilaian kinerja tenaga pendidik yang kini semakin terintegrasi dengan platform digital. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengonversi dokumen fisik pengembangan diri menjadi portofolio digital yang tersusun secara sistematis dan mudah diakses.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi para pendidik di era digital saat ini. Ia berharap para guru dapat memanfaatkan portofolio digital tidak hanya sebagai pemenuhan administrasi, tetapi juga sebagai sarana menampilkan inovasi dan dedikasi dalam dunia pendidikan.
“Guru-guru kita di Kabupaten Banjar harus melek teknologi. Portofolio digital ini bukan sekadar pemindahan berkas ke komputer, melainkan etalase dedikasi Bapak dan Ibu sekalian. Jadikanlah alat digital ini sebagai jembatan untuk menunjukkan bahwa guru-guru kita memiliki inovasi yang luar biasa dalam mendidik anak bangsa,” tegas Liana Penny.
Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Saini, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap kebutuhan guru dalam menghadapi tantangan administrasi di era digital. Menurutnya, portofolio digital akan membantu guru mendokumentasikan berbagai praktik baik dalam proses pembelajaran secara lebih rapi dan terstruktur.
“Kami ingin memastikan setiap praktik baik yang dilakukan guru di dalam kelas tidak hilang begitu saja, tetapi terdokumentasi dengan baik. Portofolio digital ini akan menjadi perpustakaan pribadi bagi guru yang mempermudah penilaian kinerja serta mendukung pengembangan karier secara lebih akuntabel,” ujar Ahmad Saini.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori dari narasumber BGTK dan BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, tetapi juga mengikuti sesi praktik pembuatan platform portofolio digital yang dapat diakses secara daring. Kegiatan ini dijadwalkan ditutup pada Rabu (11/3/2026) dengan komitmen bersama para peserta untuk mengimbaskan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan guru di satuan pendidikan masing-masing.
