Pesantren Ramadan dan Gladi TKA di SMPN 1 Pengaron, Upaya Seimbangkan Nilai Religius dan Prestasi Akademik
PENGARON, InfoPublik – SMP Negeri 1 Pengaron melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadan yang dirangkai dengan Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menyeimbangkan pembinaan karakter religius sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi ujian akademik berbasis komputer.
Pesantren Ramadan dilaksanakan pada 9 hingga 11 Maret 2026 dan diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII di mushola sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan siswa serta membentuk karakter yang lebih disiplin, berakhlak baik, dan mampu memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperdalam nilai-nilai spiritual.
Sementara itu, siswa kelas IX mengikuti kegiatan Gladi TKA yang dilaksanakan pada 9 hingga 10 Maret 2026 di ruang laboratorium komputer sekolah. Gladi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada siswa dalam mengerjakan soal dengan sistem ujian berbasis komputer serta melatih kemampuan mereka dalam memahami format soal, mengatur waktu pengerjaan, dan meningkatkan kesiapan menghadapi tes akademik yang sebenarnya.
Kepala SMPN 1 Pengaron, Abdus Syahid, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan kedua kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen sekolah dalam memberikan pembinaan yang seimbang antara aspek karakter dan akademik. Menurutnya, bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai religius sekaligus memastikan proses pembelajaran tetap berjalan optimal.
“Kami ingin siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai religius yang kuat. Melalui kegiatan Pesantren Ramadan, siswa dibimbing untuk meningkatkan keimanan dan akhlaknya, sementara Gladi TKA membantu siswa kelas IX agar lebih siap menghadapi ujian yang sebenarnya,” ujar Abdus Syahid.
Melalui pelaksanaan Pesantren Ramadan dan Gladi TKA secara bersamaan ini, pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Selain meningkatkan kesiapan akademik, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membentuk siswa yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa mendatang.
