SDN Desa Baru 1 Mataraman Gelar Gladi TKA 2026, Sesi Kedua Terkendala Server Pusat
MATARAMAN, InfoPublik – Dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, SDN Desa Baru 1, Kecamatan Mataraman, melaksanakan kegiatan gladi hari pertama TKA pada Senin (9/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang Kepala Sekolah tersebut mengusung tema inspiratif, “Sukseskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan Jujur dan Gembira.”
Pelaksanaan gladi TKA ini memberikan gambaran nyata mengenai dinamika ujian berbasis digital yang akan dihadapi para siswa. Pada sesi pertama yang diikuti oleh delapan siswa, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Para peserta dapat mengakses sistem, mengerjakan soal simulasi, hingga menyelesaikan proses pengerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Namun, tantangan teknis muncul pada sesi kedua yang diikuti oleh tujuh siswa lainnya. Dalam pelaksanaannya, seluruh perangkat klien mengalami kendala secara bersamaan sehingga siswa tidak dapat melakukan login maupun melanjutkan pengerjaan soal. Setelah dilakukan pengecekan oleh tim teknis, diketahui bahwa gangguan tersebut berasal dari server pusat yang mengalami kendala sehingga pelaksanaan gladi pada sesi kedua tidak dapat berjalan secara maksimal.
Menanggapi situasi tersebut, tim pelaksana yang terdiri dari Proktor Abdul Qadir dan Teknisi Ika Noor Asia segera mengambil langkah mitigasi sesuai prosedur. Selain menenangkan siswa, pihak sekolah juga melakukan pelaporan melalui sistem pengaduan resmi sebagai bentuk tindak lanjut atas kendala teknis yang terjadi.
Proktor kegiatan, Abdul Qadir, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah maupun pengelola sistem pusat dalam mempersiapkan pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. “Kendala pada server pusat di sesi kedua ini memang di luar kendali infrastruktur sekolah, namun ini menjadi bahan evaluasi penting. Kami harus memastikan kesiapan mental siswa saat menghadapi masalah sistem seperti ini, agar saat pelaksanaan TKA yang sesungguhnya mereka tetap tenang meski ada gangguan teknis,” jelasnya.
Sementara itu, penanggung jawab kegiatan, Partini, menegaskan bahwa semangat pelaksanaan TKA tetap mengedepankan nilai kejujuran dan sikap positif bagi para siswa. Menurutnya, kendala teknis yang terjadi merupakan bagian dari proses adaptasi terhadap sistem ujian berbasis teknologi. Melalui kegiatan gladi ini, pihak sekolah berharap siswa semakin siap menghadapi TKA sekaligus mampu menjaga sikap jujur, tenang, dan percaya diri dalam mengikuti setiap tahapan ujian.
