Pengawas SMP Disdik Banjar Monitor Gladi Bersih TKA Jenjang SMP, Kendala Teknis Mewarnai Sesi Kedua
MARTAPURA, InfoPublik – Sejumlah pengawas satuan pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melakukan monitoring serentak pelaksanaan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Senin (9/3/2026). Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur teknologi dan kesiapan mental murid menjelang ujian utama.
Kegiatan monitoring dilakukan secara intensif di berbagai wilayah, mulai dari perkotaan hingga wilayah pelosok Kabupaten Banjar. Beberapa titik pemantauan oleh pengawas meliputi: Rif'ah Radhiyati: SMPN 1 Martapura Timur, Amrullah: SMPN 3 Simpang Empat, Robani: SMPN 3 Aranio, Pansinor: SMPN 2 Astambul, Hatriansyah: SMPN 1 Sungai Pinang, Any Fairianti: SMPN 1 Cintapuri Darussalam dan SMPN 1 Sungai Tabuk serta Rusita Dahlia: SMPN 1 Martapura, SMP Darussalam, dan SMP Darul Hijrah Puteri.
Berdasarkan laporan di lapangan, pelaksanaan gladi bersih pada Sesi 1 secara umum berjalan dengan sangat lancar tanpa kendala berarti. Murid dapat mengerjakan soal-soal pada gladi bersih dengan tenang dan koneksi internet di sekolah terpantau stabil. Namun, memasuki Sesi 2, terjadi gangguan teknis pada sistem pusat yang berdampak pada peserta di beberapa sekolah. Sejumlah peserta mengalami kendala pada sistem login berupa force logout (keluar otomatis) secara berulang, sehingga proses pengerjaan soal terhambat.
Menyikapi dinamika gladi bersih tersebut, beberapa pengawas memberikan catatan penting terkait evaluasi pelaksanaan TKA. Rif'ah Radhiyati, pengawas yang memonitor SMPN 1 Martapura Timur, menyampaikan bahwa tujuan utama gladi memang untuk memetakan kendala seperti yang terjadi di sesi kedua.
"Meskipun ada kendala login di sesi kedua, justru inilah fungsi gladi bersih. Kami bisa melihat sejauh mana ketahanan server dan respon proktor sekolah saat terjadi gangguan. Kami harap kendala teknis ini segera dievaluasi oleh tim pusat agar pada hari pelaksanaan utama semuanya sudah 'clean'," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Amrullah yang melakukan monitoring di SMPN 3 Simpang Empat, memberikan apresiasi atas kesiapan sekolah meskipun menghadapi hambatan sistem.
"Secara fisik dan perangkat di daerah sebenarnya sudah sangat siap. Sesi pertama membuktikan itu. Masalah di sesi kedua murni kendala sistem login terpusat. Kami mengimbau para murid untuk tidak panik dan tetap fokus, karena proktor kami di lapangan sigap menangani prosedur pelaporan gangguan tersebut," jelas Amrullah.
Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui para pengawas akan segera menghimpun laporan dari seluruh titik monitoring untuk diteruskan ke pihak terkait. Gladi bersih ini diharapkan menjadi bahan evaluasi krusial bagi proktor dan teknisi sekolah dalam menghadapi berbagai kemungkinan kendala teknis saat hari pelaksanaan TKA mendatang.
