Pengawas TK Kabupaten Banjar Gelar Rakor Pemantapan Monitoring Evaluasi PJJ dan Optimalisasi Penggunaan Ruang Murid

MARTAPURA, InfoPublik – Koordinator Pengawas Taman Kanak-kanak (TK) Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi daring untuk memantapkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) serta membahas optimalisasi pemanfaatan Ruang Murid bagi satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Nomor 100.3.4/579/Disdik/2026 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 H/2026 M. Dalam edaran tersebut disebutkan bahwa pembelajaran pada periode 18 Februari hingga 14 Maret 2026 dilaksanakan secara mandiri atau melalui moda daring, sementara ASN guru dan tenaga kependidikan menerapkan sistem Work From Anywhere (WFA) dengan tetap menjalankan jadwal piket minimal 25 persen di satuan pendidikan.

Koordinator Pengawas TK Kabupaten Banjar, Syamsuwal Qomar, menegaskan pentingnya sinergi antara pengawas, kepala satuan pendidikan, serta para guru dalam memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga meskipun dilaksanakan secara jarak jauh.

“Memasuki pertengahan hingga akhir Ramadhan, kami dari tim pengawas TK Kabupaten Banjar berkomitmen terus memantau dan memandu seluruh satuan PAUD dalam pelaksanaan PJJ, sekaligus melakukan evaluasi agar kegiatan pembelajaran tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa monitoring tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada kualitas pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membebani murid maupun orang tua.

“Dalam berbagai kondisi geografis yang beragam, kita berupaya memastikan anak-anak usia dini tetap mendapatkan stimulasi pembelajaran yang optimal di lingkungan keluarga,” tambahnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut juga dibahas strategi pemanfaatan Ruang Murid sebagai bagian dari platform Rumah Pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh satuan PAUD untuk mendukung proses pembelajaran selama PJJ.

“Ruang Murid ini adalah alat bantu, bukan tujuan akhir. Teknologi harus menjadi jembatan yang membantu anak belajar, bukan justru membuat mereka terlalu lama berada di depan layar,” jelas Syamsuwal Qomar.

Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai bagian dari proses pembelajaran selama bulan Ramadhan. Tempat ibadah, ruang publik, hingga lingkungan masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar yang menanamkan nilai-nilai karakter dan keislaman kepada anak sejak dini.

Melalui rapat koordinasi ini, tim pengawas TK Kabupaten Banjar berharap seluruh satuan PAUD dapat terus berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran selama Ramadhan, sehingga proses pendidikan anak usia dini tetap berjalan efektif, menyenangkan, serta sarat dengan nilai karakter.


Komentar