Monitoring PJJ TK Assalam, Disdik Banjar Apresiasi Kreativitas Guru dan Peran Orang Tua
MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten
Banjar melalui Bidang PAUD dan PNF/Kesetaraan melaksanakan monitoring dan
evaluasi (monev) pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di TK Assalam
Martapura, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang PAUD Disdik Banjar,
Arliza Mayasari, didampingi Kasi PAUD Mariatul Qibtiah serta Kasi PTK
Sirajudin. Monitoring dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran selama
Ramadan tetap berjalan efektif dan berkualitas meskipun dilaksanakan dari
rumah.
Dalam pelaksanaannya, PJJ di TK Assalam dirancang secara
terarah dan kolaboratif antara guru dan orang tua. Setiap hari, guru memberikan
panduan kegiatan yang dilakukan anak bersama orang tua di rumah, seperti niat
berpuasa, kebersamaan saat sahur, menghitung jumlah kurma, hingga aktivitas
ibadah Ramadan seperti berbuka puasa dan salat tarawih.
Guru TK Assalam, Rusmaidah, menegaskan bahwa keterlibatan
orang tua menjadi faktor utama keberhasilan pembelajaran jarak jauh.
“Dalam PJJ, anak-anak dibersamai orang tua dan setiap hari
guru memberikan arahan kegiatan,” ujarnya.
Selain PJJ, TK Assalam juga menyelenggarakan Pesantren
Ramadan pada 23–24 Februari untuk memperdalam pemahaman anak tentang ibadah di
bulan suci. Anak-anak tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Meskipun pada hari terakhir kegiatan sempat diguyur hujan, semangat peserta
tetap tinggi hingga kegiatan selesai. Di akhir kegiatan, sekolah memberikan
sertifikat penghargaan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi.
Dalam kesempatan tersebut, tim Disdik Kabupaten Banjar juga
mengapresiasi para guru yang aktif mendokumentasikan proses pembelajaran secara
digital. Dokumentasi tersebut dinilai mendukung transparansi, memudahkan
evaluasi program, sekaligus memperkuat komunikasi antara sekolah dan orang tua.
Melalui kegiatan monitoring ini, Disdik Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini tetap berkualitas, baik melalui pembelajaran jarak jauh maupun kegiatan keagamaan yang mendukung pembentukan karakter anak sejak dini.
