Disdik Banjar Perkuat Kelembagaan Nonformal untuk Tekan Angka Anak Putus Sekolah 2026

BANJARBARU, InfoPublik – Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar menunjukkan komitmen dalam peningkatan mutu pendidikan dan penanganan anak putus sekolah dengan berpartisipasi aktif pada kegiatan Penguatan Kelembagaan Nonformal dalam Peningkatan Mutu Pendidikan dan Penanganan Anak Putus Sekolah Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut berlangsung pada 2–4 Maret 2026 di Aula Pangeran Samudera BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru.

Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar diwakili oleh Kabid Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan, Penilik Kesetaraan, Ketua Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Banjar, serta sejumlah Kepala PKBM. Kehadiran unsur pimpinan dan pengelola pendidikan nonformal ini menjadi wujud keseriusan daerah dalam memperkuat tata kelola dan kualitas layanan pendidikan kesetaraan.

Selama tiga hari, peserta memperoleh penguatan terkait kebijakan pendidikan bermutu untuk semua, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, kesiapan akreditasi PKBM/SKB, strategi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), pemetaan dan identifikasi Anak Tidak Sekolah (ATS) berbasis data, serta optimalisasi Dapodik satuan pendidikan nonformal.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan, Ariza Mayasari, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut dalam memperkuat kapasitas lembaga pendidikan nonformal di daerah.
“Penguatan kelembagaan ini bukan hanya tentang kesiapan akreditasi, tetapi bagaimana PKBM mampu memberikan layanan pendidikan yang benar-benar bermutu dan menjangkau masyarakat yang belum terlayani pendidikan formal. Melalui pemetaan ATS berbasis data dan penguatan manajemen, kami optimis upaya penanganan anak putus sekolah di Kabupaten Banjar akan semakin terarah dan efektif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara BPMP, pemerintah daerah, dan pengelola PKBM menjadi kunci dalam menghadirkan layanan pendidikan kesetaraan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Melalui partisipasi aktif ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berharap satuan pendidikan nonformal semakin profesional dalam tata kelola, meningkat kualitas pembelajarannya, serta mampu berkontribusi nyata dalam menekan angka anak putus sekolah dan memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.


Komentar