Monev Bidang PAUD Pesantren Ramadhan “SERU” di TK Negeri Tunas Pratama

MARTAPURA, InfoPublik - Monitoring dan evaluasi (Monev) Staf Bidang PAUD, dilaksanakan pada kegiatan Pesantren Ramadhan bertema “SERU” (Senyum, Empati, Rajin, Unggul) di TK Negeri Tunas Pratama Kecamatan Martapura, Rabu (4/3/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan untuk memastikan pelaksanaan program keagamaan berjalan optimal selama bulan suci Ramadhan.

Memasuki Ramadhan hari ke-14, TK Negeri Tunas Pratama masih konsisten melaksanakan Pesantren Ramadhan yang telah berlangsung sejak 2 Maret 2026 hingga 4 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan pendidik sebagai upaya menanamkan nilai-nilai ibadah serta membentuk akhlak mulia sejak usia dini.

Sejak hari pertama, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan surah-surah pendek yang dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat sunat Dhuha berjamaah. Selain kegiatan rutin tersebut, pesantren juga diisi dengan aktivitas yang berbeda setiap harinya, seperti Tausiah Ramadhan, Story Telling bernuansa Islami, serta pembuatan lampion Ramadhan yang melatih kreativitas anak.

Pelaksanaan Pesantren Ramadhan ini bertujuan mengenalkan makna bulan suci Ramadhan kepada anak sejak dini, agar mereka memahami bahwa Ramadhan adalah bulan penuh berkah, bulan berpuasa, dan bulan untuk memperbanyak kebaikan. Melalui tema “SERU”, anak-anak diajak membiasakan sikap senyum dalam keseharian, memiliki empati kepada sesama, rajin beribadah dan belajar, serta tumbuh menjadi pribadi yang unggul.

Kepala TK Negeri Tunas Pratama Hj. Raudah, dalam keterangannya menyampaikan, “Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan bertema SERU ini, kami ingin menanamkan kebiasaan baik pada anak-anak, agar mereka memahami makna Ramadhan sebagai bulan penuh berkah dan terbiasa menjalankan ibadah dengan penuh semangat dan keceriaan.”

Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, diharapkan program Pesantren Ramadhan dapat terus ditingkatkan kualitasnya serta memberikan dampak positif dalam membentuk karakter religius anak sejak usia dini.


Komentar