SDN Jawa Laut 1 Martapura Gelar Pesantren Ramadan 1447 H, Bentuk Karakter Murid Bertaqwa
MARTAPURA, InfoPublik – SDN Jawa Laut 1 Martapura kembali melaksanakan program tahunan Pesantren Ramadhan sebagai bentuk partisipasi dalam melestarikan budaya religius Kota Serambi Mekkah yang sangat menghormati bulan suci Ramadhan.
Kegiatan Pesantren Ramadhan tahun 2026/1447 H ini mengusung tema “Pesantren Ramadhan Membentuk Karakter Murid yang Bertaqwa” dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 2–4 Maret 2026 atau bertepatan dengan 12–14 Ramadhan 1447 H.
Meski jumlah peserta didik tidak terlalu banyak, yakni sebanyak 12 orang dari kelas II hingga kelas VI, kegiatan tetap berjalan tertib dan lancar berkat kerja sama yang solid antara pihak sekolah, orang tua murid, serta dukungan masyarakat sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala SDN Jawa Laut 1, Andrianci MH yang memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh peserta serta guru pendamping agar kegiatan dapat diikuti dengan penuh kesungguhan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap murid-murid dapat lebih khidmat dalam menjalankan ibadah puasa serta meningkatkan iman dan taqwa sebagai wujud pembentukan karakter mereka,” ujar Andrianci.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Dhuha berjamaah. Pada hari pertama, sekolah juga melaksanakan manakib Ibunda Siti Khadijah R.A. yang bertepatan dengan peringatan haul beliau. Selanjutnya, siswa mendapatkan materi tentang kewajiban puasa bagi umat Islam, tadarus Al-Qur’an, dan diakhiri dengan Shalat Dzuhur berjamaah.
Kegiatan pada hari kedua dan ketiga dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disusun panitia, dengan tetap menitikberatkan pada pembinaan ibadah dan penguatan karakter religius peserta didik.
Pengawas Pendamping, Sri Mirnawati,, bersama dewan guru turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan di lingkungan sekolah.
Melalui Pesantren Ramadhan ini, SDN Jawa Laut 1 Martapura berharap para siswa dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih bermakna serta menumbuhkan kebiasaan baik yang terus berlanjut di luar bulan Ramadhan. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai ketakwaan, sekolah optimis dapat membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat.
