Semaikan Nilai Agama Sejak Dini, Penilik Korwil Simpang Empat Pantau Pesantren Ramadan di TK Al-Ishlah

SIMPANG EMPAT, InfoPublik – Suasana penuh keceriaan dan kekhusyukan mewarnai aula TK Al-Ishlah Kecamatan Simpang Empat pada Senin pagi (2/3/2026). Sebanyak 13 santri cilik mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan yang dipantau langsung oleh Penilik Korwil Simpang Empat, Lamsiah.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WITA ini dirancang khusus untuk mengenalkan nilai-nilai islami dengan metode yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Di bawah bimbingan Kepala PAUD Al-Ishlah, Rizkiah Arisanti, bersama guru pendamping Jahriah dan Risma, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.

Selama kurang lebih satu setengah jam, para peserta didik terlibat dalam tiga agenda utama yang edukatif dan interaktif. Pada sesi pertama, anak-anak dikenalkan huruf hijaiyah dengan cara melafalkan huruf-huruf dasar Al-Qur’an secara bersama-sama. Pendekatan yang komunikatif membuat mereka terlihat percaya diri dalam mengikuti arahan guru.

Kegiatan dilanjutkan dengan bermain peran menirukan berbagai alat transportasi. Aktivitas ini bertujuan melatih motorik sekaligus mengembangkan imajinasi anak, sehingga proses belajar terasa menyenangkan dan tidak membosankan.

Sesi praktik salat menjadi inti kegiatan Pesantren Ramadhan hari itu. Anak-anak dibimbing untuk mempraktikkan gerakan sholat dengan tertib dan penuh semangat, sebagai langkah awal membiasakan ibadah sejak usia dini.

Dalam kunjungannya, Penilik Korwil Simpang Empat, Lamsiah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang sarat nilai pendidikan karakter.

“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk menanamkan nilai-nilai religius sejak dini. Pendidikan karakter di tingkat PAUD menjadi fondasi penting bagi pembentukan akhlak dan kepribadian anak di masa depan,” ujar Lamsiah.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar anak-anak semakin terbiasa dengan suasana pembelajaran yang religius dan menyenangkan.

Sementara itu, Kepala PAUD Al-Ishlah, Rizkiah Arisanti, menegaskan bahwa Pesantren Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam membimbing anak.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak, sehingga mereka tidak hanya bermain, tetapi juga memahami dasar-dasar ibadah dengan cara yang menyenangkan,” ungkap Rizkiah.

Kegiatan hari itu ditutup dengan momen yang paling dinanti oleh para santri cilik, yakni pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada seluruh peserta didik. Program tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kesehatan serta tumbuh kembang anak, sekaligus menambah semangat mereka dalam mengikuti rangkaian Pesantren Ramadan.

Dengan suasana yang hangat dan penuh keceriaan, Pesantren Ramadan di TK Al-Ishlah menjadi bukti bahwa penanaman nilai agama dapat dilakukan sejak dini melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan.


Komentar