SD Negeri Keramat Gelar Pesantren Ramadan “RINDU” sebagai Penguatan Pendidikan Karakter dan Ukhuwah

MARTAPURA TIMUR, InfoPublik - Dalam rangka penguatan pendidikan karakter pada bulan suci Ramadan, SD Negeri Keramat menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan bertajuk RINDU (Ramadan Istimewa dengan Indahnya Ukhuwah). 


Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 
26 - 28 Februari 2026, dan diikuti oleh seluruh dewan guru serta siswa kelas III sampai dengan kelas VI.

Pesantren Ramadan tahun ini dirancang secara terstruktur dan sistematis melalui berbagai kegiatan edukatif dan spiritual. Selain ceramah keagamaan dan tadarus Al-Qur’an, peserta juga mengikuti sesi refleksi akhlak, praktik ibadah, diskusi kelompok, storytelling Kisah Nabi, lantunan lagu islami, permainan edukatif bernilai Islami, serta kegiatan berbagi sebagai implementasi nyata kepedulian sosial. 

Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa Ramadhan merupakan momentum pembentukan karakter yang perlu diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri Keramat, Ramdhiani Wahdah menyampaikan bahwa pemilihan tema RINDU merupakan refleksi komitmen sekolah dalam menghadirkan suasana Ramadhan yang bermakna secara spiritual sekaligus berdampak pada penguatan sikap sosial peserta didik.

“Tema RINDU dipilih sebagai refleksi komitmen sekolah dalam menghadirkan suasana Ramadhan yang tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga berdampak pada penguatan sikap saling menghargai, toleransi, dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Antusiasme peserta didik terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap sesi kegiatan. Diskusi reflektif yang dilaksanakan memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan pengalaman serta komitmen pribadi dalam meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menyentuh aspek internalisasi nilai.

Pada penghujung kegiatan, suasana haru menyelimuti saat doa penutup dipanjatkan. Salah satu siswa menyampaikan refleksinya, 

“Saya jadi lebih sayang teman-teman dan ingin lebih patuh kepada orang tua," ujarnya.

Ungkapan sederhana tersebut menjadi gambaran nyata tumbuhnya kesadaran spiritual dan sosial dalam diri peserta didik.

Melalui program RINDU, SD Negeri Keramat berharap nilai-nilai kebersamaan, empati, dan akhlak mulia tidak hanya berkembang selama bulan Ramadhan, tetapi terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari seluruh warga sekolah.

Pesantren Ramadan ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan kesempatan istimewa untuk memperbaiki diri dan mempererat ukhuwah.


Komentar