Perkuat Fondasi Iman di Era Digital, SMPN 1 Tatah Makmur Sukses Gelar Pesantren Ramadan

TATAH MAKMUR, InfoPublik – Dalam rangka membentuk karakter religius murid di era digitalisasi, SMP Negeri 1 Tatah Makmur menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H Tahun Pelajaran 2025/2026 selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Februari 2026.

Mengusung tema “Gen Alpha Yang Qurani: Cinta Al Qur’an, Disiplin Shalat, Tangguh Berpuasa di Bulan Ramadhan”, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan spiritual agar murid tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al Qur’an.

Pesantren Ramadhan merupakan program pembinaan karakter Islami melalui pembiasaan ibadah sehari-hari. Fokus utamanya adalah menumbuhkan kecintaan terhadap Al Qur’an, meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan shalat lima waktu, serta membentuk mental tangguh dalam menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid dengan bimbingan Kepala Sekolah Noor Adi Sandri dewan guru, staf tata laksana, tenaga perpustakaan, serta narasumber keagamaan. H. Hamdan. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di ruang serba guna sekolah sebagai pusat aktivitas spiritual selama Ramadhan.

Dalam sambutannya saat pembukaan pada Senin (23/2/2026), Kepala SMP Negeri 1 Tatah Makmur menegaskan pentingnya memanfaatkan bulan suci sebagai momentum pembinaan karakter.

“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperdalam pemahaman agama. Melalui Pesantren Ramadhan ini, kami ingin membentuk Generasi Alpha yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga kokoh secara spiritual,” ujar Noor Adi.

Hari pertama diisi dengan pembacaan Surah Yasin, Al Waqi’ah, dan Al Mulk yang dibimbing oleh seluruh guru. Murid kemudian mendapatkan siraman rohani dari H. Hamdan tentang pengertian puasa, rukun puasa, serta amalan sunnah dalam berpuasa. Kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Sunnah Dhuha, tadarus Al Qur’an, serta Shalat Zhuhur berjamaah.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan pembacaan surah-surah pilihan dan tausyiah bertema Keutamaan Shalat Sunnah Tarawih. Dalam penyampaiannya, H. Hamdan mengajak murid untuk menjaga konsistensi ibadah sunnah selama Ramadhan.

“Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum melatih kedisiplinan dan keikhlasan dalam beribadah, termasuk menjaga shalat sunnah,” pesannya di hadapan murid-murid.

Hari terakhir Pesantren Ramadhan diisi dengan pembacaan surah pilihan, pelaksanaan Shalat Sunnah Dhuha, serta lomba Tahfidz Al Qur’an surah-surah pendek antarperwakilan kelas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat menghafal Al Qur’an sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri murid.


Komentar