Tanamkan Cinta Nilai Islami, KB Dewi Sartika Dapat Apresiasi dalam Monitoring Ramadhan

TELAGA BAUNTUNG — Dalam rangka menanamkan nilai-nilai Islami sejak usia dini, Penilik PAUD Kecamatan Telaga Bauntung, Ibu Lamsiah, S.Ag., melaksanakan kunjungan monitoring kegiatan Pesantren Ramadhan di KB Dewi Sartika Telaga Bauntung, Kamis (26/02/2026).

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan program penguatan karakter religius pada anak usia dini di Desa Telaga Baru. Kehadiran penilik disambut hangat oleh para pendidik dan anak-anak yang tampak antusias mengikuti kegiatan belajar sambil bermain dengan nuansa islami.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Pesantren Ramadhan di KB Dewi Sartika diisi dengan berbagai aktivitas kreatif yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Salah satunya adalah kegiatan mewarnai edukatif bertema islami yang membantu anak mengenal simbol-simbol agama secara menyenangkan.

Selain itu, literasi keagamaan diperkenalkan melalui buku cerita bergambar yang mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kasih sayang, dan kebaikan di bulan Ramadhan. Para guru juga memberikan pendampingan intensif di setiap meja belajar kecil, memastikan seluruh anak terlibat aktif dalam setiap sesi kegiatan.

Ibu Lamsiah, S.Ag., memberikan apresiasi atas kreativitas dan dedikasi para pendidik dalam mengelola kegiatan Pesantren Ramadhan dengan suasana ceria dan ramah anak.

“Pendidikan agama di tingkat Kelompok Bermain adalah tentang menanamkan rasa cinta. Kami sangat senang melihat anak-anak di Desa Telaga Baru ini begitu bersemangat belajar nilai-nilai baik melalui media warna dan gambar. Ini adalah awal yang baik untuk karakter mereka ke depan,” ujarnya di sela-sela peninjauan.

Ia menambahkan bahwa pendidikan non-formal memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi karakter anak, baik dari aspek kognitif maupun spiritual.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan non-formal di wilayah Telaga Bauntung terus konsisten menghadirkan program pembelajaran yang holistik, sehingga mampu membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia sejak usia dini.


Komentar