Ramadhan Ceria, SD Negeri Gambut 10 Bentuk Generasi Qur’ani dan Berakhlak Mulia
GAMBUT – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah, SD Negeri Gambut 10 melaksanakan Pesantren Ramadhan yang berlangsung selama tiga hari, pada 23, 24, dan 25 Februari 2026. Program keagamaan ini merupakan agenda rutin sekolah dalam upaya membentuk generasi Qur’ani dan berakhlak mulia.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SD Negeri Gambut 10, Ibu Norlatifah Sari, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai religius sejak usia dini sebagai fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.
“Pemahaman serta praktik ibadah dasar yang benar menjadi pondasi utama bagi setiap muslim. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi ikhtiar agar anak-anak tidak hanya berprestasi secara akademik, melainkan juga tepat dalam menjalankan kewajiban ibadah bersama teman-temannya,” ujarnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa pada tahun ini pembinaan difokuskan pada penyempurnaan tata cara shalat dan bacaan shalat serta tadarus Al-Qur’an agar sesuai dengan tuntunan yang benar. Hal ini dipilih karena masih terdapat siswa yang perlu pembinaan lebih lanjut, khususnya dalam pelaksanaan shalat Dzuhur berjamaah di sekolah.
Selama tiga hari pelaksanaan, siswa mendapatkan bimbingan intensif dari guru mengenai gerakan dan bacaan shalat sesuai syariat. Selain penyampaian materi di dalam kelas, kegiatan praktik langsung menjadi agenda utama agar setiap peserta didik mampu mempraktikkan ibadah dengan benar dan tertib.
Rangkaian kegiatan juga meliputi tadarus Al-Qur’an secara berkelompok, kajian keislaman dengan materi fiqih ibadah dan akhlakul karimah, serta pelaksanaan Shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah guna melatih kedisiplinan dalam beribadah. Mushalla sekolah menjadi pusat kegiatan yang dipenuhi siswa laki-laki dan perempuan dengan busana muslim, duduk tertib menyimak materi dari narasumber.
Melalui Pesantren Ramadhan ini, diharapkan seluruh siswa SD Negeri Gambut 10 dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih bermakna, serta menunjukkan perubahan sikap yang lebih baik ketika kembali menjalani aktivitas pembelajaran dengan hati yang bersih dan penuh kebahagiaan.
