Pesantren Ramadhan SD Negeri Bawahan Selan 3 Bentuk Generasi Religius dan Berintegritas
MATARAMAN – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H sekaligus membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia, SD Negeri Bawahan Selan 3 melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan dengan tema “Membangun Kepribadian yang Berintegritas, dan Berakhlak Mulia di Era Digital.”
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 23–25 Februari 2026, bertepatan dengan 5–7 Ramadhan 1447 Hijriah, dan dipusatkan di lingkungan sekolah. Seluruh murid kelas 3 sampai dengan kelas 6 mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan semangat.
Pesantren Ramadhan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SD Negeri Bawahan Selan 3, Salasiah, S.Pd., yang turut dihadiri oleh seluruh dewan guru dan peserta didik. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pembentukan karakter di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan Pesantren Ramadhan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan murid-murid, tetapi juga membentuk karakter agar mereka mampu menjadi generasi yang berintegritas dan berakhlak mulia di tengah perkembangan teknologi dan tantangan era digital,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, para murid mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan spiritual, seperti tadarus Al-Qur’an, pembelajaran adab dan akhlak, praktik ibadah, serta ceramah keagamaan. Selain itu, sekolah juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara bijak, sehingga peserta didik tetap menjunjung tinggi nilai moral dan etika dalam bermedia digital.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kebersamaan, kekhidmatan, dan keceriaan. Dukungan dari seluruh dewan guru turut memastikan setiap rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Melalui Pesantren Ramadhan ini, diharapkan para murid mampu menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan sejak dini, membangun karakter yang kuat, serta menjadi pribadi yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan era digital dengan tetap berpegang pada nilai-nilai akhlakul karimah.
