Tingkatkan Karakter Religius, 39 SMP di Kabupaten Banjar Tuntaskan Pesantren Ramadan Tahap Pertama
MARTAPURA, InfoPublik – Sebanyak 39 dari total 77 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 hingga 25 Februari 2026 ini, bertujuan untuk memperkuat karakter religius dan akhlak mulia bagi para siswa di bulan suci.
Selama pelaksanaan, seluruh satuan pendidikan mendapatkan pengawalan ketat. Setiap sekolah didampingi dan dimonitoring langsung oleh pengawas satuan pendidikan masing-masing guna memastikan materi yang disampaikan selaras dengan kurikulum pendidikan karakter yang telah ditetapkan.
Pengawasan langsung ini dilakukan untuk menjamin kualitas pembelajaran, mulai dari praktik ibadah harian, pendalaman baca tulis Al-Qur'an, hingga penyampaian materi akhlak. Kehadiran pengawas di lapangan juga berfungsi sebagai fasilitator bagi sekolah dalam mengatasi kendala teknis maupun substantif selama kegiatan berlangsung.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Ajidin Nor memberikan apresiasi atas kelancaran tahap pertama ini. Beliau menekankan bahwa Pesantren Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum transformasi perilaku murid.
"Kami berharap melalui Pesantren Ramadhan ini, murid tidak hanya mengejar nilai kognitif, tetapi benar-benar mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pengawasan yang dilakukan adalah bentuk komitmen kita untuk menjaga mutu pendidikan karakter di Kabupaten Banjar," ujar Ajidin Nor.
Beliau juga mengingatkan kepada sekolah-sekolah yang telah melaksanakan kegiatan agar tetap melakukan evaluasi mandiri terhadap dampak kegiatan bagi murid.
Bagi 38 SMP lainnya yang belum melaksanakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar telah menjadwalkan pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahap berikutnya pada tanggal 2 hingga 4 Maret 2026. Pihak dinas menghimbau agar sekolah-sekolah yang masuk dalam jadwal tahap kedua segera melakukan persiapan matang, baik dari segi kesiapan pemateri maupun fasilitas pendukung, agar esensi dari bulan Ramadhan dapat tersampaikan dengan maksimal kepada seluruh murid.
