Tuntaskan Transformasi Digital: Guru SMP, SMA, dan Kesetaraan se-Kabupaten Banjar Siap Modernisasi Pembelajaran
MARTAPURA, InfoPublik – Memasuki hari ketiga sekaligus hari terakhir, rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar bekerja sama dengan BPMP Provinsi Kalimantan Selatan sukses mencapai puncaknya. Kegiatan yang dipusatkan di SMPN 1 Martapura pada Rabu (25/2/2026). Ini difokuskan pada penguatan kompetensi pendidik jenjang menengah dan pendidikan non-formal.
Hadir memantau langsung jalannya kegiatan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, didampingi oleh Plt. Kasi PTK Bidang Pembinaan SMP. Kehadiran pimpinan dihari penutup ini memberikan suntikan semangat bagi para peserta untuk segera mengimplementasikan teknologi di satuan pendidikan masing-masing.
Berbeda dengan hari sebelumnya, peserta hari ketiga terdiri dari perwakilan guru SMP, SMA, dan Pendidikan Kesetaraan dari 20 kecamatan di Kabupaten Banjar. Materi yang disajikan mencakup empat pilar transformasi kelas digital:
1. Pengenalan Perangkat Papan Interaktif Digital (PID): Eksplorasi mendalam mengenai fitur-fitur canggih PID untuk mendukung pembelajaran yang lebih dinamis dan visual.
2. Pemanfaatan Ruang Murid: Optimalisasi platform digital pendukung sebagai sumber belajar yang terintegrasi.
3. Penyusunan Perencanaan Pembelajaran: Guru diajak menyusun modul ajar yang menyisipkan elemen digital secara sistematis, sehingga teknologi benar-benar menjadi alat bantu, bukan beban.
4. Simulasi Pemanfaatan PID dan Ruang Murid: Sesi praktik langsung di mana peserta mensimulasikan proses mengajar di depan kelas menggunakan perangkat digital secara utuh.
Sejalan dengan semangat "Akselerasi Digitalisasi", kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pelatihan. Setiap peserta membawa mandat untuk melakukan pengimbasan (desiminasi) hasil kegiatan kepada:
1. Komunitas Belajar (Kombel) di sekolah masing-masing.
2. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di tingkat kabupaten.
Melalui skema ini, diharapkan terjadi percepatan pemerataan pemahaman teknologi pendidikan bagi seluruh guru jenjang menengah dan kesetaraan di Kabupaten Banjar.
Liana Penny menyampaikan rasa bangganya atas konsistensi para pendidik dalam mengikuti rangkaian bimtek ini hingga hari terakhir.
"Hari ini kita menutup rangkaian bimtek dengan semangat yang luar biasa. Untuk guru SMP, SMA, dan Kesetaraan, tantangannya adalah bagaimana membuat konten pembelajaran digital yang tetap kritis dan menarik bagi siswa remaja. Dengan Papan Interaktif Digital dan Ruang Murid, kita ingin suasana kelas menjadi lebih kolaboratif dan tidak membosankan," ungkap Liana Penny.
Liana juga menitipkan harapan besar terhadap keberlanjutan program ini jangan biarkan perangkat yang sudah tersedia di sekolah hanya menjadi pajangan.
"Saya berharap sepulang dari sini, Bapak dan Ibu guru segera berdiskusi di MGMP. Jadikan digitalisasi ini sebagai pintu masuk untuk meningkatkan rapor pendidikan kita dan mencetak generasi Banjar yang melek teknologi namun tetap berkarakter," pungkasnya.
