Disdik Banjar Dampingi BPKP Kalsel Tinjau Hasil Revitalisasi dan Digitalisasi di SMPN 3 Karang Intan
KARANG INTAN, InfoPublik – Revitalisasi sarana dan prasarana di SMPN 3 Karang Intan resmi rampung. Pada Selasa (24/2/2026), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan evaluasi atas Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang mencakup kegiatan revitalisasi sarana prasarana serta digitalisasi pembelajaran di sekolah tersebut.
Kegiatan evaluasi turut didampingi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melalui Bidang Sarana dan Prasarana. Kepala sekolah, dewan guru, serta beberapa siswa juga hadir untuk mendukung proses evaluasi dan memberikan keterangan yang diperlukan.
Program revitalisasi difokuskan pada peningkatan kualitas fasilitas belajar, meliputi rehabilitasi ruang kelas (penuntasan), pembangunan perpustakaan baru, serta penataan lingkungan sekolah agar lebih aman dan nyaman bagi peserta didik. Dengan perbaikan tersebut, suasana belajar kini menjadi lebih representatif dan kondusif.
Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berperan aktif dalam melakukan monitoring, evaluasi, serta pendampingan pelaksanaan swakelola pembangunan hingga proses serah terima pekerjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan sesuai standar teknis dan kebutuhan sekolah.
Dalam proses evaluasi, tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan juga menggali pandangan terkait skema pelaksanaan kegiatan, baik melalui swakelola maupun kontraktual. Secara umum, skema swakelola dinilai mampu menghasilkan pekerjaan yang lebih sesuai kebutuhan riil sekolah karena pengelolaannya lebih dekat dengan pengguna akhir. Namun demikian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tim sekolah yang mengelola kegiatan, dinilai menjadi faktor penting agar pelaksanaan berjalan tertib dan akuntabel.
Kepala SMPN 3 Karang Intan, Sadik menyampaikan bahwa selama proses revitalisasi terdapat tantangan di lapangan, terutama curah hujan tinggi yang menyebabkan genangan hingga banjir di area sekolah.
"Curah hujan yang cukup tinggi sempat menyebabkan genangan bahkan banjir di lingkungan sekolah sehingga memperlambat pekerjaan. Namun kami melakukan penyesuaian jadwal kerja serta menerapkan sistem lembur agar target penyelesaian tetap tercapai sesuai rencana," ujarnya.
Rampungnya revitalisasi ini menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah daerah, sekolah, dan pihak pengawas dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Dengan fasilitas yang kini lebih memadai serta dukungan digitalisasi pembelajaran, SMPN 3 Karang Intan diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banjar.
