Menebar Cahaya Ramadan, SMPN 2 Aranio Perkuat Pembiasaan Ibadah Siswa

ARANIO, InfoPublik – SMP Negeri 2 Aranio Desa Bunglai, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Pesantren Ramadan sebagai upaya menanamkan karakter Islami kepada para siswa.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Februari 2026 tersebut diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII dan IX dengan mengusung tema “Menebar Cahaya Ramadan dengan Ilmu dan Amal.”

Kepala SMPN 2 Aranio, Lien Astuti Wulandari mengatakan, Pesantren Ramadan dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karakter sekaligus momentum meningkatkan kualitas ibadah peserta didik selama bulan suci.

“Pesantren Ramadan diperuntukkan bagi semua kelas, VII, VIII dan IX dengan tema Menebar Cahaya Ramadan dengan Ilmu dan Amal,” ujarnya di Martapura.

Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Surat Edaran bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 5 Tahun 2026, Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2026, serta Menteri Dalam Negeri Nomor 400.1/857/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1447 H/2026 M. Selain itu, kegiatan juga berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Nomor 100.3.4/579/Disdik/2026 serta keputusan rapat sekolah tanggal 14 Februari 2026.

Selama kegiatan berlangsung, siswa dibimbing guru untuk mengikuti berbagai aktivitas keagamaan seperti pembacaan Asmaul Husna, Maulid Habsy, sholat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, menghafal surah-surah pendek, sholat Dzuhur berjamaah, hingga tausiah keagamaan.

“Para siswa juga akan diajak sholat Dhuha berjamaah, tadarus Al-Quran, menghafal surah-surah pendek serta sholat Dzuhur berjamaah dan diberikan tausiah tentang keagamaan serta pengetahuan seputar Ramadan,” katanya.

Menurutnya, Pesantren Ramadan juga menjadi implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dalam membentuk karakter generasi emas 2045.

“Dalam gerakan 7 KAIH, terdapat poin tentang beribadah yang relevan dengan pelaksanaan Pesantren Ramadan,” tambahnya.

Adapun tujuh kebiasaan tersebut meliputi Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat dan Tidur Cepat.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat meningkatkan pemahaman, pengamalan dan penghayatan ajaran Islam secara lebih intensif selama Ramadan, sekaligus membentuk karakter berakhlak mulia, meningkatkan ketakwaan, serta membiasakan disiplin ibadah di kalangan siswa.


Komentar