Rapat Koordinasi AKSARA Dukung Perencanaan Berwawasan Lingkungan di Kabupaten Banjar

MARTAPURA - Dalam rangka mendukung perencanaan dan pemantauan pembangunan rendah karbon yang terintegrasi dan berkelanjutan, pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bappedalitbang khusunya bidang Infrastruktur dan  Kewilayahan, Senin (2/2), melaksanakan Rapat koordinasi terkait tata cara pengisian Aplikasi Perencanaan–Pemantauan Pembangunan Rendah Karbon (AKSARA) untuk Realisasi Tahun 2025. Acara dibuka oleh Kasubbid Infrastruktur M Haris berlangsung di aula Bauntung.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan kapasitas perangkat daerah dalam pengelolaan data pembangunan berwawasan lingkungan diikuti oleh perwakilan SKPD terkait diantaranya Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, dan Dinas Perhubungan sebagai forum koordinasi sekaligus peningkatan pemahaman teknis mengenai penggunaan aplikasi AKSARA.

Haris menyampaiakn bahwa aplikasi ini dirancang untuk membantu pemerintah daerah dalam menyusun, memantau, serta mengevaluasi program dan kegiatan pembangunan yang berorientasi pada penurunan emisi gas rumah kaca. “Melalui rapat ini, peserta mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai alur pengisian data, indikator yang harus dipenuhi, serta mekanisme pelaporan dalam aplikasi AKSARA.”  Ujar Haris.

Materi disampaikan secara rinci agar setiap perangkat daerah mampu menginput data secara tepat, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain pemaparan materi, rapat teknis juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kendala yang dihadapi dalam proses pengisian aplikasi, sekaligus memperoleh solusi langsung dari narasumber guna menghindari kesalahan penginputan data di kemudian hari.

Ditekankan bahwa konsistensi dan validitas data yang dimasukkan ke dalam aplikasi AKSARA sangat berpengaruh terhadap kualitas perencanaan pembangunan rendah karbon. Oleh karena itu, komitmen dan peran aktif seluruh SKPD sangat diperlukan agar target pembangunan berkelanjutan dapat tercapai secara optimal.

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama terkait tata cara pengisian aplikasi AKSARA. Sinergi dan koordinasi yang kuat antarinstansi menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan.(Ione Brigade Bappedalitbang)

 


Komentar