Sosialisasi Peningkatan Peran Aktif Keluarga Dalam Pencegahan Bahaya Narkoba

Martapura, InfoPublik - Badan Kesbangpol Kabupaten Banjar menggelar  Sosialisasi  Peningkatan Peran Aktif Keluarga dalam Mencegah Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, bertempat di Aula Kecamatan Martapura Barat Selasa (25/10/2022).

Acara dibuka Kepala Bakesbangpol Banjar Safrin Noor dengan menghadirkan Narasumber dari Sub Kordinator Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Kal-Sel Rahkmadiansyah, Satres Narkoba Polres Banjar Iptu. Junaidi, dengan mengundang peserta dari  Tokoh Agama, Kepala Desa, Pelajar, PKK Kecamatan Martapura Barat, dan Masyarakat.

Safrin Noor menyampaikan bahwa peredaran narkoba di daerah ini, khususnya di Negeri Junjungan sudah sangat mengkhawatirkan.

"Mudah-mudahan, melalui kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini semakin meningkatkan meneguhkan komitmen kita untuk memerangi bahaya narkoba sekaligus mencegah peredaran gelap narkotika di Negeri Junjungan yang kita cintai ini, hati- hati jangan sampai terjebak dan sulit keluar untuk usia produktif maupun Pelajar dan katakan tidak buat Narkoba," ujar Kaban.

Permasalahan peredaran narkotika di negeri ini sudah sangat mengkhawatirkan sambung Camat Martapura Barat Ahmad Rabbani, karena merusak tatanan kehidupan masyarakat tanpa mengenal usia, status sosial, jenis kelamin.

"Yang mengkhawatirkan korban narkotika telah merambah kalangan pelajar. Berdasarkan hasil sebuah survey Nasional menunjukkan bahwa 24 hingga 28 persen dikalangan remaja sudah menggunakan narkotika. Kondisi ini tentu memerlukan penanganan serius, bukan saja oleh pemerintah, tetapi harus didukung oleh partisipasi dan peran aktif segenap lapisan masyarakat. Sebab, narkoba sudah tidak lagi menjadi musuh aparat hukum, tetapi juga sudah menjadi musuh masyarakat," ungkap dia.

Rahkmadiansyah Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami betul bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari penggunaan narkotika serta membangun kekompakan antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga wilayah dari pintu masuk peredaran narkotika serta melakukan komunikasi intensif dan berkomitmen dalam memberantas narkotika yang berada di wilayah Kecamatan Martapura Barat kenali, pahami dan jauhi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Indonesia berada pada pase gelap narkoba paling besar lewat laut, narkoba paling besar menciptakan generasi melalui jalur makanan.

“Peran keluarga dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba yaitu, pendidikan agama dan akhlak, kasih sayang, rasa aman, bimbingan dan perhatian, selalu ada ketika dibutuhkan, mengetahui kebutuhan anak-anak,” ucap Rahmadiansyah.

Ia mengimbau mari kita bergandengan tangan, saling asah, saling asih, dan saling asuh dengan sesama sehingga tercipta suasana damai aman dan tentram di lingkungan kita yang bebas dari narkoba. Khusus kepada kita semua yang hadir, untuk menjadi pelopor sebagai garda terdepan dalam memerangi bahaya narkoba dan mencegah penyebaran di lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Mari kita rapatkan barisan, jangan pernah memberi celah sedikit pun kepada narkotika untuk masuk ke lingkungan keluarga kita,  siapa yang kita liat yang memakai laporkan nanti bisa di Rehabilitasi bersama dengan BNN, akibat memakai narkoba menegaskan perlunya regulasi diri. Jika mendapat bujuk rayu, iming-iming, untuk tegas mengatakan tidak. Bersikaplah asertif (tegas menolak). Serta reaching out (kemampuan meningkatkan aspek ketahanan)," ujar dia.

Ia menegaskan perlunya regulasi diri. Jika mendapat bujuk rayu, iming-iming, untuk tegas mengatakan tidak. Bersikaplah asertif (tegas menolak). Serta reaching out (kemampuan meningkatkan aspek ketahanan),” Tutup Iptu Junaidi. (IP Kab. Banjar/Brigade/Kesbangpol/Yati)


Komentar