Tingkatkan Pemasaran Produk, DKUMPP Banjar Ajak Toko Swalayan dan Kemitraan Rangkul UMKM

MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar melalui Bidang Kemetrologian dan Bina Usaha menggelar Sosialisasi Toko Swalayan Dan Kemitraan Dengan UMKM Kabupaten Banjar di Aula DKUMPP Banjar, Senin (23/12/2024).

 

Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri sebanyak 45 peserta dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banjar. Dengan menghadirkan Narasumber dari PT. Midi Utama Indonesia. Tbk (Alfamidi) dan PT. Shanum Rame Rasa (D, Laris Manis) dan dari DKUMPP.

 

Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati, menyatakan Sosialisasi ini dilaksanakan karena masih banyaknya produk hasil UMKM Kabupaten Banjar yang belum bisa masuk ke pangsa pasar besar seperti minimarket dan toko swalayan retail.

 

“Berdasarkan hasil pendataan dan monitoring di Kabupaten Banjar hanya beberapa produk saja yang ditemukan terpajang di space Toko Swalayan lokal maupun retail,” ujar Made.

 


Made Mengungkapkan Keberadaan toko swalayan yang memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam berbelanja diharapkan dibarengi dengan terpenuhinya keamanan produk yang dijual serta kemitraan dengan produk UMKM di Masyarakat.

 

“Hal ini pun sudah di tuangkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan nomor 23 tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan, Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan yang menyebutkan bahwa toko swalayan wajib melaksanakan pengembangan kemitraan dengan UMKM dan menyediakan ruang usaha strategis dan proporsional paling sedikit 30 % dari luas toko swalayan,” jelasnya.

 

Dijelaskan Made, begitupun yang tertuang di dalam Perbup Banjar Nomor 40 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua Atas Perbup Banjar Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern di Kabupaten Banjar yang menyebutkan wajib memasarkan produk hasil UMKM Kabupaten Banjar melalui etalase atau space dan outlet dari toko modern sekurang-kurangnya 25 % dari seluruh barang yang dijual.

 

“Dengan semakin berkembangnya pertumbuhan usaha Toko Swalayan diharapkan dapat memberi manfaat, meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan perekonomian daerah khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Dan kemitraan antara UMKM dan Toko Swalayan diharapkan pula dapat mendorong perkembangan UMKM, terutama dalam akses pasar yang lebih modern dan luas,” pungkasnya. (Winda/Brigade/InfoPublik/2024)


Komentar