Martapura Barat Dukung Penguatan Data Gender dan Anak Kabupaten Banjar 2026

BANJAR, InfoPublik – Pemerintah Kecamatan Martapura Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung keakuratan data pembangunan berbasis gender dan perlindungan anak di Kabupaten Banjar. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran perwakilan kecamatan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pengumpulan Data Terpilah Gender dan Anak Kabupaten Banjar Tahun 2026, Senin (18/5/2026).


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar itu berlangsung di Aula Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.


Rakor digelar untuk mengevaluasi efektivitas pencatatan dan pelaporan data terpilah berdasarkan jenis kelamin dan usia anak di tingkat kecamatan. Data yang valid dinilai menjadi fondasi penting dalam penyusunan program pembangunan daerah yang responsif gender dan ramah anak.


Mewakili Camat Martapura Barat, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kessos) Kecamatan Martapura Barat, Masdinah, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk kesiapan pihak kecamatan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penyediaan data riil di lapangan.


“Pihak Kecamatan Martapura Barat sangat menyambut baik dan siap mendukung penuh penguatan data terpilah ini. Data yang akurat mengenai kondisi gender dan anak sangat diperlukan agar program pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak di Martapura Barat dapat berjalan lebih efektif,” ujar Masdinah.


Untuk memberikan acuan yang komprehensif, rakor juga menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar.


Dalam pemaparannya, pihak Bapperida menekankan pentingnya integrasi data terpilah ke dalam sistem perencanaan daerah. Data tersebut dinilai bukan sekadar angka statistik, melainkan instrumen penting untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat, meminimalisasi kesenjangan gender, serta memastikan hak-hak anak terpenuhi secara optimal di setiap wilayah, termasuk Kecamatan Martapura Barat.


Melalui rakor evaluasi ini, diharapkan koordinasi antara Dinsos P3AP2KB, Bapperida, dan seluruh instansi tingkat kecamatan di Kabupaten Banjar semakin solid, sehingga target penyusunan data gender dan anak tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.


Komentar