Sinergi Kesehatan Lapangan: Puskesmas Martapura Barat Berikan Layanan Medis Gratis untuk Satgas Karhutla

Bagikan ke WhatsApp Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.

MARTAPURA BARAT — Komitmen menjaga kesehatan dan stamina petugas di garis depan pengamanan wilayah kembali dibuktikan oleh jajaran kesehatan tingkat kecamatan

 

Pada Sabtu, 7 November 2026, tim medis dari Puskesmas Martapura Barat melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan terpadu bagi personel Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Posko Karhutla Kecamatan Martapura Barat.

 

Kegiatan jemput bola ini menyasar seluruh unsur gabungan yang tergabung dalam Satgas Karhutla, mulai dari jajaran TNI, Polri, pegawai kecamatan, hingga para relawan tanggap darurat yang setiap hari berjibaku di lapangan.

 

Kepala Puskesmas Martapura Barat menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial. Mengingat intensitas tugas di lapangan yang tinggi serta potensi paparan debu, asap, dan cuaca panas, kondisi fisik para personel harus terus dipantau secara berkala guna mengantisipasi kelelahan ekstrem maupun gangguan pernapasan.

 

Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan sejumlah pemeriksaan rutin, di antaranya: Pengukuran tekanan darah (tensi), Pemeriksaan kadar gula darah dan asam urat, Konsultasi kesehatan umum serta Pembagian vitamin serta obat-obatan penunjang daya tahan tubuh

 

Para petugas dan relawan tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini di sela-sela kesiiagaan posko

 

Kehadiran tim medis di posko darurat ini memberikan suntikan semangat tersendiri bagi para personel gabungan yang senantiasa siap siaga menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan di wilayah Kecamatan Martapura Barat.

 

Melalui sinergi lintas sektoral yang solid antara pihak kecamatan, puskesmas, TNI, Polri, dan unsur relawan, diharapkan kesiapsiagaan penanggulangan karhutla di Kabupaten Banjar dapat terus berjalan optimal dengan kondisi fisik personel yang prima.

 


Komentar