Perkuat Kompetensi SDM Desa, Pelaku Desa di Beruntung Baru Ikuti Pelatihan Digital EHDWE
Bagikan ke WhatsApp
Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.
BERUNTUNG BARU – Dalam upaya memperkuat kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di tingkat desa, para pelaku desa dari tiga desa di Kecamatan Beruntung Baru mengikuti pelatihan berbasis aplikasi e-learning EHDWE yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Beruntung Baru, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh unsur Kader Pembangunan Manusia (KPM), Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), kader desa, serta admin desa dari Desa Rumpiang, Tambak Padi, dan Kampung Baru.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan Camat Beruntung Baru Wahidin Noor, Sekretaris Kecamatan Muhammad Kaspul Anwar, serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat (Kasi PM) Tati Yuliani. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan kompetensi para pelaku pembangunan di tingkat desa.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi para pelaku desa, sekaligus mendorong kemandirian dalam mengakses pembelajaran berbasis digital. Peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan, serta pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan dari Tim Pendamping Kecamatan Beruntung Baru, Pendamping Desa, serta perangkat desa masing-masing. Pendampingan dilakukan untuk membantu peserta memahami penggunaan aplikasi, mengakses materi, dan mengikuti seluruh tahapan pembelajaran hingga menyelesaikan pelatihan serta memperoleh sertifikat sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendamping lapangan desa, Burhanudin, menyampaikan bahwa pendampingan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membantu para pelaku desa agar dapat mengikuti proses pembelajaran digital dengan baik.
Menurutnya, pemanfaatan aplikasi EHDWE memberikan kesempatan kepada peserta untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan secara mandiri. Dengan adanya pendampingan, diharapkan seluruh peserta dapat memahami tahapan pembelajaran dan menyelesaikan pelatihan dengan baik.
Senada dengan hal tersebut, Pendamping Desa, Furkani, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas melalui pembelajaran digital merupakan salah satu langkah untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia di desa.
Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut tidak hanya berhenti pada penyelesaian materi dan perolehan sertifikat, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas masing-masing sehingga memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan melalui aplikasi EHDWE memberikan pengalaman dan pengetahuan baru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana peningkatan kapasitas diri.
“Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan tambahan pengetahuan dan pengalaman baru. Pendampingan yang diberikan juga sangat membantu kami dalam mengikuti setiap tahapan pembelajaran hingga menyelesaikan pelatihan dan memperoleh sertifikat. Harapannya, ilmu yang didapatkan dapat kami terapkan dalam menjalankan tugas di desa masing-masing,” ungkapnya.
Pemanfaatan aplikasi e-learning menjadi salah satu sarana untuk memperluas akses peningkatan kompetensi tanpa terbatas pada pola pembelajaran konvensional. Melalui sistem pembelajaran digital, peserta didorong untuk lebih aktif, mandiri, dan terbiasa memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan pengetahuan serta keterampilan.
Keikutsertaan unsur KPM, PKK, kader desa, dan admin desa dari ketiga desa tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia yang berperan dalam berbagai bidang pembangunan, pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan kepada masyarakat.
Melalui dukungan pimpinan kecamatan dan sinergi seluruh unsur pendamping serta pemerintah desa, peningkatan kapasitas berbasis digital diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, para pelaku desa diharapkan semakin kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan pembangunan desa di Kecamatan Beruntung Baru. (IP Beruntung Baru- Brigade Informasi RA)
