Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting, Kecamatan Tatah Makmur Gelar Rakor Aksi Bangda
TATAH
MAKMUR – Dalam rangka
memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan
penurunan angka stunting, Kecamatan Tatah Makmur menggelar Rapat Koordinasi
(Rakor) Aksi Bangda Stunting, Kamis (5/11/2026), bertempat di Aula Kecamatan
Tatah Makmur.
Kegiatan
tersebut dihadiri Camat Tatah Makmur, Kasi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kessos),
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tatah Makmur, Kepala Puskesmas
Tatah Makmur beserta operator, Kepala PLKB Tatah Makmur beserta operator, para
bidan desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kecamatan Tatah Makmur, serta
perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida)
Kabupaten Banjar.
Rapat
koordinasi ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, mengevaluasi
pelaksanaan program, serta menyelaraskan langkah dan strategi penanganan
stunting di tingkat kecamatan hingga desa. Melalui kegiatan tersebut, seluruh
unsur yang terlibat diharapkan dapat meningkatkan peran dan tanggung jawab
masing-masing dalam mendukung program percepatan penurunan stunting.
Camat
Tatah Makmur H.Wahyudi Rahmat menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan
keterlibatan dan kerja sama seluruh pihak, bukan hanya sektor kesehatan, tetapi
juga pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta berbagai unsur pendukung
lainnya.
"Permasalahan
stunting merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, diperlukan
koordinasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, puskesmas, PLKB,
bidan desa, KPM, serta seluruh pihak terkait. Melalui rapat koordinasi ini,
kita berharap setiap program dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan
memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas
kesehatan ibu dan anak."ujar camat.
Konsultan
Individual Bapperida Kabupaten Banjar Muhammad Azmiyannoor berharap dapat
memberikan penguatan terkait perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program
percepatan penurunan stunting melalui Aksi Konvergensi di tingkat kecamatan dan
desa.Melalui koordinasi dan konvergensi lintas sektor, diharapkan seluruh
program penurunan stunting dapat terintegrasi dengan baik. Setiap perangkat
daerah dan unsur pelaksana di tingkat kecamatan maupun desa perlu memastikan
intervensi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan didukung oleh
data yang akurat.
Selain
sebagai forum koordinasi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komitmen
bersama agar seluruh program penanganan stunting dapat dilaksanakan secara
terukur, terpadu, dan berkelanjutan.
