Pelayanan SIAK di Kecamatan Beruntung Baru Ditutup, Warga Desa Babirik Diarahkan ke Plaza Gambut untuk Pengecekan Data Kependudukan

BERUNTUNG BARU — Warga Desa Babirik mendatangi Kantor Kecamatan Beruntung Baru untuk berkonsultasi mengenai ketidaksesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Senin (26/10/2026).

Menanggapi hal tersebut, pihak Kecamatan Beruntung Baru memberikan arahan kepada warga agar melakukan pengecekan dan penanganan data kependudukan di Plaza Pelayanan Publik Gambut. Arahan ini diberikan karena pelayanan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Kecamatan Beruntung Baru telah ditutup oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Pengecekan data kependudukan diperlukan untuk memastikan kesesuaian NIK pada dokumen KK dan KTP-el. Data yang akurat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran berbagai urusan administrasi serta akses masyarakat terhadap pelayanan publik.

Pihak Kecamatan Beruntung Baru tetap memberikan informasi dan arahan kepada masyarakat mengenai tempat pelayanan yang dapat dituju sesuai dengan kewenangan yang berlaku. Dengan demikian, warga yang mengalami kendala pada dokumen kependudukan dapat memperoleh informasi mengenai langkah selanjutnya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru mengimbau masyarakat agar memeriksa kembali kesesuaian data pada dokumen kependudukan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian NIK atau data lainnya, masyarakat dapat menghubungi instansi pelayanan administrasi kependudukan yang berwenang untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindak lanjut.

Melalui penyampaian informasi yang jelas, diharapkan masyarakat dapat mengetahui lokasi pelayanan yang tepat serta memperoleh kemudahan dalam mengurus permasalahan administrasi kependudukan.

Pemerintah Kecamatan Beruntung Baru berkomitmen memberikan informasi dan arahan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat guna mendukung tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Banjar. (IP Beruntung Baru - Brigade Informasi RA)


Komentar