Disdik Banjar Reviu dan Revisi Modul Muatan Lokal PAUD untuk Perkuat Pembelajaran Mendalam
BANJAR, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melaksanakan kegiatan Reviu dan Revisi Modul Muatan Lokal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2026 di SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Banjar, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini bertujuan menyempurnakan materi pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan anak usia dini, karakteristik satuan pendidikan, serta potensi dan kearifan lokal daerah.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Selatan dan diikuti 20 peserta dari unsur pengawas, penilik, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), serta Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI). Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan dapat memperkaya masukan dalam penyempurnaan modul muatan lokal PAUD.
Kasi PAUD Disdik Banjar, Mariatul Qibtiah, S.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, materi pembelajaran perlu dirancang secara menyenangkan, bermakna, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
“Muatan lokal memiliki peran penting dalam mengenalkan anak kepada lingkungan, budaya, bahasa, tradisi, kesenian, dan permainan tradisional, serta nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi kekayaan Kabupaten Banjar. Kita berharap anak tidak hanya mengenal budayanya, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mencintai budaya, menghargai keberagaman, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki karakter positif sejak dini,” ujar Mariatul.
Ia menjelaskan, reviu dan revisi modul tidak hanya berorientasi pada penyempurnaan dokumen, tetapi juga memastikan materi dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan pembelajaran. Anak perlu diberikan kesempatan untuk mengamati, bertanya, bereksplorasi, melakukan eksperimen sederhana, berinteraksi, berkarya, serta menyampaikan gagasan sesuai minat dan tahap perkembangannya.
Materi yang ditelaah mencakup pengenalan budaya dan lingkungan daerah, penanaman nilai religius, sopan santun, gotong royong, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta penghargaan terhadap keberagaman budaya lokal. Penyempurnaan ini diharapkan dapat menyelaraskan muatan lokal dengan prinsip pembelajaran mendalam, sehingga pengetahuan yang diperoleh anak terhubung dengan pengalaman nyata melalui kegiatan bermain dan pembiasaan sehari-hari.
“Harapan kami, dokumen muatan lokal PAUD Kabupaten Banjar semakin berkualitas dan dapat menjadi acuan bagi satuan pendidikan dalam merencanakan serta melaksanakan pembelajaran mendalam yang kontekstual. Dengan memanfaatkan potensi daerah sebagai sumber belajar, kita dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan kehidupan anak,” tambahnya.
Kegiatan Reviu dan Revisi Modul Muatan Lokal PAUD Kabupaten Banjar Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung dalam tiga kali pertemuan, yakni pada 16, 22, dan 29 Oktober 2026. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berharap penyempurnaan modul ini dapat meningkatkan kualitas layanan PAUD sekaligus memperkuat identitas budaya daerah, sehingga tumbuh generasi yang berkarakter, kreatif, peduli terhadap lingkungan, dan mencintai budaya lokal.
