Disdik Banjar Koordinasikan Penanganan ATS dan Pastikan Kesiapan PKBM Karya Bersama

ASTAMBUL, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar mengoordinasikan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan mengunjungi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Karya Bersama di Desa Tambangan, Kecamatan Astambul, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan layanan pendidikan nonformal dalam mendukung perluasan akses pendidikan bagi anak-anak yang belum bersekolah.

Kunjungan dipimpin Kabid Bina PAUD dan PNF/Kesetaraan Disdik Banjar, Arliza Mayasari, bersama tim. Rombongan diterima Normilah selaku perwakilan yayasan bersama pengurus PKBM Karya Bersama untuk membahas kesiapan satuan pendidikan serta peluang penguatan kerja sama dalam penanganan ATS.

Dalam koordinasi tersebut, dibahas peran strategis PKBM sebagai penyelenggara pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan, termasuk bagi anak-anak yang belum mengakses pendidikan formal. Kesiapan satuan pendidikan, ketersediaan layanan, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya tersebut.

Arliza Mayasari menegaskan bahwa penanganan ATS membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar anak-anak yang belum bersekolah dapat teridentifikasi dan memperoleh layanan pendidikan sesuai kebutuhannya. “Penanganan Anak Tidak Sekolah tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, PKBM, keluarga, dan masyarakat agar setiap anak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Pihak yayasan dan pengurus PKBM Karya Bersama menyatakan komitmen untuk bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pemangku kepentingan lainnya. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pendataan anak yang belum bersekolah sekaligus membantu mengarahkan mereka ke layanan pendidikan yang sesuai.

Dukungan PKBM Karya Bersama juga diharapkan dapat membuka akses terhadap program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C sesuai kebutuhan serta persyaratan yang berlaku. Dengan demikian, anak-anak yang belum memperoleh layanan pendidikan dapat memiliki kesempatan untuk melanjutkan pembelajaran melalui jalur nonformal.

Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berharap koordinasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat penanganan ATS secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan, khususnya di Kecamatan Astambul dan Desa Tambangan. Sinergi lintas sektor terus didorong untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan serta memastikan setiap anak memperoleh kesempatan belajar demi masa depan yang lebih baik.


Komentar