Jaga Diri, Raih Masa Depan, Sosialisasi Permasalahan Remaja Bersama BKKBN di SMPN 2 Cintapuri Darussalam
CINTAPURI DARUSSALAM, InfoPublik – SMP Negeri 2 Cintapuri Darussalam menggelar Sosialisasi Permasalahan Remaja bersama tim dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Senin (12/10/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang pentingnya menjaga diri, membangun pergaulan positif, dan mempersiapkan masa depan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala SMPN 2 Cintapuri Darussalam, Hj. Rahmi Etika, serta didampingi Guru Bimbingan dan Konseling (BK), Tuti Sri Purwati. Dalam sambutannya, kepala sekolah mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan selama masa remaja.
“Anak-anakku sekalian, kalian adalah harapan keluarga, harapan sekolah, dan harapan bangsa. Di masa remaja ini kalian akan menemui banyak hal baru—ada yang menyenangkan, ada pula yang membingungkan. Tidak semua yang terlihat menarik itu baik untuk masa depan kalian. Belajarlah untuk memilah mana yang patut diikuti dan mana yang harus dijauhi,” pesan Hj. Rahmi Etika.
Materi sosialisasi mencakup pemahaman mengenai perubahan fisik dan emosional pada masa pertumbuhan, pengelolaan emosi, pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta risiko penyalahgunaan narkoba, rokok, pergaulan berisiko, dan pengaruh negatif media sosial. Narasumber juga memberikan pemahaman tentang pentingnya mempertimbangkan konsekuensi sebelum mengambil keputusan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias menyimak materi dan berpartisipasi dalam sesi diskusi. Kesempatan bertanya dan menyampaikan pendapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai persoalan yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Guru BK SMPN 2 Cintapuri Darussalam, Tuti Sri Purwati, turut mengingatkan siswa agar tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi persoalan. “Setiap siswa tidak harus menghadapi masalah sendirian. Jika ada hal yang terasa berat atau membingungkan, jangan ragu untuk bercerita kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dapat dipercaya agar mendapatkan arahan dan pendampingan yang tepat,” pesannya.
Pihak sekolah berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga diri, mengembangkan karakter positif, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan lingkungan yang sehat, para remaja diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap meraih masa depan yang lebih baik.
