DKPP Banjar Sosialisasikan Pengawasan Perikanan Tangkap di Desa Tiwingan Lama
ARANIO— Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan Perikanan Tangkap yang dilaksanakan di Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Kamis (8/10/2026)
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan
dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar yang diwakili oleh Kabid Pengembangan dan
Pengawasan Usaha Perikanan, Siti Hadizah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi PM Kecamatan Aranio
dan Pembakal Desa Tiwingan Lama, serta masyarakat yang mengikuti kegiatan
sosialisasi.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai
pentingnya menjaga sumber daya perikanan dan mematuhi ketentuan dalam aktivitas
penangkapan ikan.
Salah satu narasumber, Aang Kunaefi dari Stasiun Pengawasan
Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Tarakan Wilker Banjarmasin,
menyampaikan materi terkait aturan penangkapan ikan, khususnya mengenai
larangan penangkapan ikan belida.
Selain itu, Aang juga memberikan pemahaman mengenai larangan
penggunaan cara penangkapan ikan dengan penyetruman yang dapat berdampak
terhadap kelestarian sumber daya ikan dan ekosistem perairan.
Ia mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga
perairan dari praktik penangkapan ikan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Sementara itu, narasumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan
Provinsi Kalimantan Selatan, Singgih Hanggo, menyampaikan materi mengenai
Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas).
Menurutnya, Pokmaswas memiliki peran penting dalam membantu
pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dengan melibatkan masyarakat
secara langsung. Keberadaan Pokmaswas diharapkan dapat memperkuat pengawasan di
tingkat desa sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian
lingkungan perairan.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat Desa
Tiwingan Lama diharapkan semakin memahami aturan dalam pengelolaan dan
pemanfaatan sumber daya perikanan.
Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan kelompok pengawas
diharapkan mampu mendorong terciptanya aktivitas perikanan yang tertib,
bertanggung jawab, serta tetap menjaga keberlanjutan ekosistem perairan di
wilayah Kecamatan Aranio.
