Perkuat Penanganan ATS, Disdik Banjar Bina Kader Posyandu SPM Pendidikan Beruntung Baru

BERUNTUNG BARU, InfoPublik - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar terus memperkuat sinergi penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan meningkatkan peran Kader Posyandu SPM Pendidikan. Penguatan tersebut dilaksanakan di Desa Pindahan Baru, Kecamatan Beruntung Baru, sebagai bagian dari upaya mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat. (7/10/2026)

Koordinasi diawali dengan pertemuan bersama Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor. Pertemuan tersebut mendapat dukungan pemerintah kecamatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, kader, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam menangani ATS.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF/Kesetaraan Disdik Banjar, Arliza Mayasari, menegaskan bahwa penanganan ATS membutuhkan keterlibatan berbagai unsur di tingkat kewilayahan. “Penanganan ATS tidak dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan sendiri. SAPA ATS BANJAR dibangun untuk menyatukan sinergi dari tingkat kabupaten hingga desa, sehingga setiap anak tidak hanya didata, tetapi juga disapa, dipahami permasalahannya, dirujuk pada layanan yang sesuai, dan dipantau hingga mendapatkan kembali hak pendidikannya,” ujarnya.

Pembinaan kemudian diberikan kepada Kader Posyandu SPM Pendidikan Desa Pindahan Baru. Para kader mendapatkan penguatan mengenai peran Posyandu dalam mendukung pemenuhan pelayanan dasar bidang pendidikan, khususnya dalam menemukan ATS dan membantu menghubungkan anak serta keluarga dengan layanan pendidikan yang tepat.

Materi pembinaan mencakup pengenalan ATS, pendekatan persuasif kepada anak dan keluarga, penggalian penyebab anak tidak sekolah, koordinasi serta rujukan layanan pendidikan, hingga pemantauan tindak lanjut. Langkah tersebut diharapkan membuat penanganan ATS lebih cepat dan tepat sasaran.

Camat Beruntung Baru, Wahidin Noor, menyampaikan dukungannya terhadap penguatan kapasitas kader di wilayahnya. “Kami sangat mendukung langkah Dinas Pendidikan dalam memperkuat peran kader Posyandu SPM Pendidikan. Kader berada dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu menemukan anak yang belum mendapatkan layanan pendidikan dan menghubungkannya dengan pemerintah untuk mendapatkan solusi yang tepat,” ungkapnya.

Pemerintah Desa Pindahan Baru juga menyatakan kesiapan mendukung penanganan ATS dan memperkuat koordinasi bersama kader serta pihak terkait. Pambakal Desa Pindahan Baru, Shaleh, mengatakan, “Kami siap mendukung program penanganan ATS. Kami akan membantu menggerakkan kader dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar anak-anak yang belum mendapatkan layanan pendidikan dapat ditemukan dan dicarikan solusi bersama.” Penguatan jejaring ini menjadi bagian dari SAPA ATS BANJAR (Sinergi Aksi Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Kolaborasi Antar Jejaring) dengan semangat, kader menyapa, pemerintah hadir, anak kembali mendapatkan layanan pendidikan.


Komentar